Jakarta (ANTARA) - Sekitar 1.000 peserta ambil bagian dalam ajang Care for Sumut: Charity Run yang digelar di Plaza Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta pada Minggu (8/2).
Kegiatan lari amal ini menjadi wadah penggalangan dana untuk mendukung pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Sumatera Utara.
Care for Sumut digagas oleh sekelompok warga berdarah Batak yang bermukim di Jakarta. Berangkat dari kepedulian terhadap dampak bencana di kampung halaman, inisiatif ini dikembangkan sebagai gerakan kemanusiaan terbuka yang melibatkan partisipasi publik.
Baca juga: Lari Jakarta-Bali, galang dana untuk anak-anak Gaza
Ketua Panitia Care for Sumut, Bara Krishna Hasibuan menyebut kegiatan ini dirancang agar kepedulian masyarakat dapat diwujudkan dalam aksi nyata.
“Sebagai orang berdarah Batak, kami tidak ingin kepedulian berhenti pada simpati. Melalui Care for Sumut, masyarakat dapat berperan langsung dalam proses pemulihan,” ujarnya melalui siaran pers yang diterima pada Senin.
Seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan untuk mendukung kebutuhan mendesak dan pemulihan jangka menengah masyarakat terdampak di Sumatra Utara, khususnya Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, dengan fokus pada akses air bersih, layanan kesehatan, serta perbaikan infrastruktur.
Wakil Ketua Panitia, Pahala Mansury mengatakan penyaluran bantuan dilakukan melalui kerja sama dengan mitra lokal yang terverifikasi agar bantuan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.
Baca juga: YKAI dan SUI gelar Charity Run 2025 dukung anak penderita kanker
“Kami memahami bahwa bantuan yang efektif bukan hanya harus cepat, tetapi juga tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan. Prinsip tersebut menjadi pegangan kami sejak awal perencanaan acara ini,” ujar Pahala Mansury.
Mengusung tagline “One Heartbeat, One Purpose”, Care for Sumut diharapkan menjadi contoh kolaborasi masyarakat sipil dalam merespons bencana secara berkelanjutan dan berdampak nyata.
Meski para penggagasnya kini beraktivitas di Jakarta, ikatan emosional yang kuat dengan kampung halaman mendorong mereka mengambil peran aktif saat bencana melanda. Care for Sumut pun hadir sebagai wujud aksi nyata, bukan sekadar empati dari kejauhan.
Baca juga: BNPB: 99,96 persen bantuan telah disalurkan ke korban bencana Sumatera
Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































