Fischer: NATO mulai terpecah, Eropa harus rancang keamanan sendiri

2 hours ago 1

Moskow (ANTARA) - NATO disebut mulai mengalami perpecahan di tengah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa, sehingga Eropa harus menyiapkan strategi keamanan sendiri, ujar mantan Menteri Luar Negeri Jerman, Joschka Fischer, pada Jumat.

“Bagaimanapun, proses disintegrasi aliansi sudah dimulai. Struktur lama dan teruji seperti NATO biasanya tidak runtuh dalam semalam atau akibat satu peristiwa,” tulis Fischer dalam kolom di surat kabar Le Monde.

Ia menambahkan, organisasi seperti NATO “rapuh ketika kepercayaan terhadap komitmen fundamental melemah”—dalam hal ini Pasal 5 tentang pertahanan kolektif.

Fischer menilai hal itu terjadi pada masa jabatan kedua Presiden AS Donald Trump, terutama setelah negara-negara Eropa menolak ikut serta dalam operasi militer AS dan Israel terhadap Iran di Timur Tengah.

Fischer menekankan bahwa untuk pertama kalinya sejak Perang Dunia II, negara-negara Eropa menghadapi situasi di mana mereka harus mengurus keamanan sendiri.

“Untuk pertama kalinya dalam delapan dekade, Eropa harus menentukan nasibnya sendiri dan bertanggung jawab atas keamanannya,” ujarnya.

Pada 1 April, Trump menyatakan serius mempertimbangkan menarik AS dari NATO setelah aliansi menolak membantu Washington dalam operasi terhadap Iran.

Trump menilai Eropa tidak lagi menjadi mitra pertahanan yang dapat diandalkan setelah menolak permintaannya mengirim kapal perang ke jalur strategis.

Sembari melanjutkan kritiknya terhadap sekutu Eropa, Trump pada Kamis (30/4) menyarankan Kanselir Jerman Friedrich Merz agar lebih fokus pada konflik di Ukraina ketimbang Iran, dengan menilai Merz belum efektif dalam menangani isu tersebut.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Trump sebut sekutu Timur Tengah jauh lebih baik dibanding NATO

Baca juga: NATO tegaskan status aliansi dan berkomitmen terhadap NPT

Penerjemah: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |