Senior Happy Run 5K ajak lansia hidup sehat dan promosikan wisata RI

4 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Kegiatan olahraga rekreatif bertajuk "Senior Happy Run 5K 2026: Run for Health & Happiness" mengajak masyarakat lanjut usia (lansia) untuk menerapkan gaya hidup yang sehat dan produktif, sambil mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

"Kegiatan ini dirancang secara khusus agar aman, nyaman dan menyenangkan bagi para lansia, sehingga mereka dapat tetap aktif tanpa khawatir," kata CEO Senior Happy Run Oni Yulfian dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

"Senior Happy Run 5K 2026: Run for Health & Happiness" akan diselenggarakan pada 12 Juli 2026 dengan periode pendaftaran mulai 28 April hingga 6 Juni 2026. Bagi pihak yang ingin mendaftar dapat mengakses laman resmi Senior Happy Run dan membayar sebesar Rp200 ribu per orang.

Dengan rute lari dimulai dari halaman Kementerian Pariwisata, Gedung Sapta Pesona, dilanjutkan ke sekitar Jalan Merdeka Barat- Jalan Merdeka Selatan- Thamrin hingga kembali lagi ke halaman kementerian.

Baca juga: Kemenpar dan Swisscontact perkuat SDM di Poltekpar

Baca juga: Wamenpar nilai desa wisata di Jatim contoh sukses penggerak ekonomi

Mengusung konsep "Sport Tourism for Seniors", Oni menjelaskan bahwa kegiatan yang dihadirkan sejalan dengan pengembangan pariwisata berbasis kesehatan dan kebahagiaan.

Dalam memperkaya pengalaman peserta, setiap tim akan merepresentasikan destinasi pariwisata dan subsektor ekonomi kreatif Indonesia, menghadirkan interaksi ringan yang menampilkan kekayaan budaya secara santai dan menyenangkan.

Di dalam acara akan dihadirkan berbagai aktivitas menarik seperti pemberian penghargaan pada tim dengan rata-rata waktu terbaik yang menekankan kebersamaan, kampanye secara digital untuk mempromosikan destinasi wisata, khususnya di kawasan DKI Jakarta, dan apresiasi bagi tim dengan kostum paling kreatif.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2011-2014 Sapta Nirwandar menambahkan wisatawan tidak perlu menunggu merasa sakit untuk dapat menikmati fasilitas maupun pengalaman wisata kesehatan (health tourism).

Dengan hadirnya acara itu, wisatawan yang menjadi peserta dapat merasakan pengalaman perpaduan dari berwisata sambil berolahraga.

Peserta nantinya juga dapat menikmati berbagai kuliner yang disajikan oleh pelaku UMKM yang berjualan di sekitar area berlari.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan wisata kesehatan bagi lansia, mengingat saat ini pemerintah juga sedang menggaungkan kekayaan wisata kebugaran (wellness) bangsa.

"Mudah-mudahan cita-citanya Kementerian Pariwisata untuk yang senior citizen tourism itu bisa terlaksana dengan baik karena banyak (seperti) orang Jepang, itu banyak sekali yang yang ingin mendapatkan pelayanan khusus (dari wisata kesehatan lansia)," ujar dia.

Baca juga: Kemenpar lakukan penyesuaian strategi pemasaran hadapi krisis global

Baca juga: Festival Lom Plai raih penghargaan KEN 2026 dari Kemenpar

Baca juga: Wamenpar sebut DXI 2026 jadi momentum kuasai wisata petualangan global

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |