Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Indonesian Basketball League (IBL) Junas Miradiarsyah mengatakan pertandingan semifinal dan final musim 2026 akan menggunakan format baru yakni best-of-five.
Namun meski berbeda dibandingkan musim lalu, putaran pertama playoff musim ini tetap menggunakan format best-of-three dan mempertahankan sistem peringkat, yakni tim posisi pertama menghadapi peringkat kedelapan, kedua melawan ketujuh, dan begitu seterusnya.
"Tujuannya untuk memperbanyak pertandingan yang berkualitas di liga," kata Junas saat dihubungi ANTARA, Senin.
Dia membeberkan, musim reguler segera berakhir dalam pekan ke-14, pada Minggu (10/5), sedangkan putaran pertama playoff dimulai pada 23 Mei.
Lebih lanjut dia membeberkan, perubahan format saat semifinal dan final menjadi best-of-five, juga diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat terhadap cabang olahraga bola basket di Tanah Air.
Baca juga: IBL terapkan format "best of five" selama playoff
Selain itu, melalui jumlah laga yang lebih banyak, setiap tim dituntut tampil lebih konsisten dan memiliki kedalaman skuad yang mumpuni.
Dia menambahkan, format itu juga memberi ruang lebih besar bagi tim untuk melakukan penyesuaian strategi selama seri berlangsung, sehingga pertandingan menjadi lebih kompetitif dan menarik untuk disaksikan.
"Mudah-mudahan penonton akan lebih excited lagi menyaksikan pertandingan-pertandingan seru," ujar Dirut IBL sejak 2019 itu.
Pada edisi 2025, Dewa United Banten keluar sebagai juara setelah menundukkan Pelita Jaya Jakarta dalam pertandingan final berformat best-of-three, yakni dengan rekor laga 2-1 (menang-kalah).
Baca juga: Dewa United buat sejarah, pertama kali juara IBL
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































