PPIH pulangkan dua calon haji asal Sumatera Utara ke daerah asal 

2 hours ago 3

Medan (ANTARA) - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan memulangkan dua calon haji asal Sumatera Utara ke daerah asal akibat dimensia alias pikun dan gangguan mental atau kejiwaan.

"Kedua calon haji yang mengalami gangguan, itu dari Tapanuli Selatan dan Tanjung Balai," ucap Ketua PPIH Embarkasi Medan Zulkifli Sitorus di Asrama Haji Medan, Sumatera Utara, Senin.

Kondisi kesehatan kedua calon haji ini, lanjut dia, diketahui ketika keduanya menjalani pemeriksaan akhir oleh tim kesehatan Embarkasi Medan.

Selain kondisi kesehatan, juga terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui setiap calon haji asal Sumatera Utara, seperti pembagian paspor, gelang, Kartu Nusuk, dan lain sebagainya.

Dari beberapa tahapan itu, maka petugas PPIH Embarkasi Medan memutuskan apakah seorang calon haji asal Sumatera Utara sehat dan layak diterbangkan.

"Kemarin ada dua orang. Satu yang mengalami dimensia, dan satu lagi mengalami gangguan, sehingga bisa mengganggu jamaah lain," kata Zulkifli.

Menurutnya, perjalanan dari Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang ke Bandara Internasional Amir Muhammad Bin Abdul Aziz Madinah membutuhkan waktu lebih dari delapan jam.

"Ada satu yang mau mengamuk-ngamuk dan bisa mengganggu jamaah lain, apalagi saat di pesawat. Biasanya kalau di pesawat, itu pilot minta supaya tidak dibawa terbang," jelasnya.

Data PPIH Embarkasi Medan menyatakan sebanyak 5.990 calon haji, di antaranya 68 petugas haji kloter asal Sumatera Utara diberangkatkan pada 22 April hingga 11 Mei 2026.

Sampai pemberangkatan Kloter 11 Embarkasi Medan hari ini tercatat 3.947 calon haji, di antaranya 44 petugas atau 65,89 persen sudah tiba di Tanah Suci, dan 2.043 calon haji atau 34,11 persen masih di tanah air.

"In syaa Allah, tahun depan kalau perkembangan kesehatan yang membaik, maka mereka bisa diberangkatkan," tutur Zulkifli.

Baca juga: Jamaah calon haji Indonesia mulai jalani umrah wajib

Baca juga: Kemenhaj prioritaskan layanan untuk calon haji lansia dan difabel

Baca juga: Pemkab Barito Utara lepas jamaah calon haji, tertua berusia 95 tahun

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |