Banjarmasin (ANTARA) - Sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk warga Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M berbobot 973 Kg.
Sapi bantuan Presiden RI jenis simmental tersebut secara resmi diserahkan Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin ke masyarakat di Masjid Agung Miftahul Ihsan Banjarmasin, Selasa.
Wali Kota Banjarmasin menyampaikan apresiasi atas perhatian Presiden RI kepada masyarakat Kota Seribu Sungai pada Hari Raya Idul Adha ini.
Menurut dia, bantuan tersebut bukan sekadar simbol ibadah kurban, tetapi juga bentuk hadirnya negara di tengah kebutuhan masyarakat.
Baca juga: Pemkab Buol salurkan sapi kurban bantuan Presiden RI ke Desa Lakea I
"Kami atas nama Pemerintah Kota Banjarmasin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia. Semoga bantuan ini membawa keberkahan bagi masyarakat dan menjadi manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Yamin menyampaikan agar pembagian daging kurban tahun ini dapat diarahkan lebih tertib dan ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai.
Selain itu, warga juga diimbau membawa wadah sendiri atau menggunakan kemasan alternatif seperti anyaman purun. Langkah tersebut dinilai menjadi solusi untuk menekan volume sampah pasca-Idul Adha yang setiap tahun meningkat di kawasan perkotaan.
"Kami ingin pembagian daging kurban tetap berjalan lancar tanpa meninggalkan persoalan lingkungan. Edukasi penggunaan wadah ramah lingkungan harus mulai dibiasakan," ujarnya.
Baca juga: Wamendukbangga naik motor distribusikan MBG 3B di Tanjungpinang
Pemerintah Kota Banjarmasin juga tengah mempercepat penataan Masjid Agung Miftahul Ihsan agar menjadi ikon religi dan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.
Kawasan masjid yang berada dekat Pasar Antasari di Banjarmasin Tengah tersebut dinilai memiliki potensi besar menjadi pusat aktivitas keagamaan sekaligus wajah kota.
Saat ini proses pengecatan dan pembersihan kawasan terus dilakukan menjelang shalat Idul Adha.
"Pemerintah melihat langkah tersebut sebagai peluang memperkuat citra kota religius dan humanis," demikian Yamin.
Baca juga: Presiden Prabowo kembali melawat ke Prancis, berangkat semalam
Pewarta: Sukarli
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































