Yogyakarta (ANTARA) - KAI Commuter wilayah Yogyakarta menambah empat perjalanan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada libur panjang akhir pekan, Hari Raya Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila yang terjadi hampir secara berturut-turut.
"Penambahan perjalanan Commuter Line ini diharapkan memudahkan masyarakat untuk menuju destinasi wisata di wilayah Yogyakarta, Solo, hingga Karanganyar dan mengantisipasi lonjakan penumpang," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda, di Yogyakarta, Selasa.
Ia memprediksi ada peningkatan penumpang sebanyak 32 ribu setiap harinya atau meningkat sebanyak 34 persen jika dibandingkan rata-rata volume pengguna pada akhir pekan biasa.
Empat tambahan perjalanan Commuter Line, lanjutnya, akan dilakukan pada periode libur panjang yang dimulai pada 27 Mei hingga 1 Juni atau selama enam hari.
Baca juga: Perjalanan Commuter Line Lintas Cikarang Semakin Pulih, KAI Tetap Utamakan Keselamatan
“Total menjadi 31 perjalanan setiap harinya dan mengoperasikan sebanyak 10 perjalanan Commuter Line Prameks,” katanya.
Ia menjelaskan, sebanyak 31 perjalanan Commuter Line terbagi ke dalam 15 perjalanan dari Stasiun Palur menuju Stasiun Yogyakarta yang dimulai pukul 05.00 WIB hingga 20.42 WIB.
Kemudian sebanyak 16 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta menuju Stasiun Palur yang dimulai pukul 05.05 WIB hingga 22.35 WIB.
"Untuk Commuter Line Prameks, perjalanan tersedia mulai pukul 06.40 WIB – 18.05 WIB untuk keberangkatan Yogyakarta tujuan Kutoarjo, dan pukul 05.10 WIB – 18.45 WIB untuk keberangkatan Kutoarjo tujuan Yogyakarta," jelas Karina.
Baca juga: KAI harap kolaborasi BSI-MITJ kembangkan stasiun sebagai pusat ekonomi
Dalam data, lanjutnya, Stasiun Yogyakarta menjadi lokasi yang selalu mencatat volume tertinggi pada saat hari libur mencapai 9–10 ribu pengguna setiap harinya.
"Stasiun Lempuyangan sekitar 4–5 ribu pengguna per hari," katanya.
Menurutnya, data tersebut menjadi acuan untuk melakukan antisipasi kepadatan stasiun dengan merekomendasikan kepada para penumpang untuk menggunakan Stasiun Lempuyangan untuk naik maupun turun.
"Pengguna bisa menjadikan stasiun ini sebagai stasiun alternatif keberangkatan menuju Klaten, Solo, maupun Palur," kata Karina.
Pewarta: Agung Dwi Prakoso
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































