Samuel Rizal serukan upaya preventif untuk jaga kualitas hidup

3 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Isu mengenai pencegahan dalam kesehatan kian meningkat sejalan dengan kesadaran kesehatan masyarakat, teknologi dan layanan kesehatan pun juga ikut bertransformasi.

Aktor Samuel Rizal yang juga diketahui aktif menjalani gaya hidup sehat menilai pendekatan pencegahan bisa menjadi fokus utama dalam menjaga kualitas hidup jangka panjang.

“Preventif itu penting karena gaya hidup memang harus dijaga. Sekarang teknologi makin canggih, banyak orang sudah tahu soal fitness dan healthy lifestyle, tapi tidak semua benar-benar menjalankannya. Tahu, tetapi belum tentu melakukan,” ujar Samuel dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

Baca juga: Studi: Durasi tidur memengaruhi laju penuaan biologis

Indonesia pun mulai memasuki babak baru layanan kesehatan preventif dengan hadirnya Longevity 5.0, sebuah pendekatan kesehatan jangka panjang berbasis artificial intelligence (AI), cloud computing, dan pengobatan presisi yang dirancang untuk membantu masyarakat hidup lebih sehat, lebih lama, dan tetap produktif.

Jika sebelumnya layanan kesehatan lebih banyak berfokus pada pengobatan setelah seseorang sakit, Longevity 5.0 menempatkan pencegahan dan optimalisasi kesehatan sejak dini sebagai prioritas utama.

Pendiri sekaligus Chairman BHG, Dr. Wei Siang Yu, menjelaskan bahwa longevity bukan semata soal memperpanjang usia.

Baca juga: Pakar: Ritme sirkadian berpengaruh terhadap kesehatan usus

“Longevity bukan hanya tentang hidup lebih lama, tetapi bagaimana seseorang tetap sehat secara fisik, mental, hormonal, dan sosial di setiap fase kehidupannya,” ujarnya.

Selama ini, intervensi longevity umumnya masih terpusat di klinik melalui pemeriksaan kesehatan, terapi hormon, suplemen, atau infus vitamin. Namun pada era Longevity 5.0, layanan kesehatan dirancang menjadi lebih personal, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Melalui konsep Continuum of Longevity Experiences (CLE), layanan kesehatan tidak lagi terbatas di rumah sakit atau klinik, tetapi terhubung secara menyeluruh mulai dari klinik, resor kesehatan, hingga rumah pasien.

Baca juga: Latihan angkat beban bisa bantu kurangi lemak di perut

Model ini memungkinkan pasien di Indonesia terhubung tidak hanya dengan dokter lokal, tetapi juga dengan jaringan pakar longevity global melalui sistem cloud terintegrasi. Dengan demikian, rekomendasi terapi dapat disusun berdasarkan pendekatan multidisiplin dan data kesehatan yang lebih komprehensif.

Chief Development Officer Zeroage.life, Dr. Yvonne Wong, menyebut integrasi AI menjadi fondasi utama Longevity 5.0. AI memungkinkan dokter menganalisis data kesehatan kompleks mulai dari biomarker, mikrobioma, epigenetik, hingga profil hormonal untuk menghasilkan rencana kesehatan yang lebih akurat dan personal.

Pendekatan ini dinilai relevan karena kebutuhan biologis pria dan wanita berbeda pada setiap fase kehidupan. Ia menegaskan bahwa penurunan vitalitas pria seharusnya tidak baru ditangani ketika gejala muncul namun perlu dioptimalkan secara proaktif sepanjang hidup.

Baca juga: Gaya hidup medis bantu perbaiki kondisi pasien penyakit kronis

Baca juga: Event lari di Sirkuit Mandalika perkuat gaya hidup sehat

Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |