Iran peringatkan AS tidak keluarkan pernyataan kontradiktif dengan MoU

1 hour ago 2

Teheran (ANTARA) - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran Esmaeil Baqaei memperingatkan Amerika Serikat atas pernyataan dan interpretasi yang kontradiktif terhadap Nota Kesepahaman (MoU) pengakhiran perang.

Dalam cuitan di media sosial X pada Rabu malam (24/6), Baqaei menegaskan pernyataan tersebut hanya memperkuat ketidakpercayaan pemerintah Teheran terhadap pemerintahan Washington.

Baqaei mengatakan kepemimpinan AS tidak pernah memperlihatkan ketulusan dalam perjanjiannya kepada bangsa Iran.

Menurut Baqaei, kendati Teheran memiliki alasan kuat untuk skeptis, tetapi Iran tetap mengikuti proses diplomatik dengan yakin dan telah menandatangani MoU yang bertujuan untuk menyudahi konflik.

Baqaei menegaskan bangsa Iran memahami ancaman kepada negaranya tidak hilang begitu saja dengan penandatanganan satu perjanjian.

Teheran, kata Jubir Kemlu, akan mengambil langkah di masa yang akan datang secara waspada dengan berkaca kepada pengalaman selama 50 tahun ke belakang, khususnya perkembangan dalam 18 bulan terakhir.

Iran mengatakan pernyataan dari pejabat AS yang bertentangan dengan isi MoU tidak membantu mengurangi rasa ketidakpercayaan yang telah berurat-akar di masyarakat Iran, dan tetap menjadi pengingat atas ketidakpatuhan sebelumnya.

Dia menekankan bahwa asas komitmen untuk komitmen membutuhkan pemenuhan kewajiban oleh masing-masing pihak, dan menghindari penafsiran yang tidak konsisten dengan naskah yang tertulis tegas dalam perjanjian.

Baca juga: Iran tolak klaim soal penggunaan dana aset untuk beli pertanian AS

Baca juga: Trump tolak biaya transit maritim dalam kesepakatan dengan Iran

Penerjemah: Bayu Prasetyo
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |