Rupiah Senin diprediksi melemah seiring gagalnya negosiasi AS-Iran

3 days ago 7

Jakarta (ANTARA) - Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan nilai tukar rupiah pada Senin, diprediksi melemah seiring kegagalan negosiasi damai antara AS dengan Iran.

“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS seiring gagalnya putaran kedua negosiasi perdamaian AS–Iran, yang mendorong kenaikan harga minyak mentah dan menguatkan dolar AS,” katanya kepada ANTARA di Jakarta, Senin.

Adapun, nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin pagi, menguat 18 poin atau 0,10 persen menjadi Rp17.211 dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.229 per dolar AS.

Mengutip Anadolu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan pihaknya tidak akan berunding di bawah tekanan, ancaman, atau blokade. Titik temu dan lingkungan kondusif dinilai menjadi syarat utama bagi dialog yang efektif.

Menurut Pezeshkian, pengalaman negosiasi sebelumnya justru memperdalam ketidakpercayaan publik di Iran karena dialog berlangsung bersamaan dengan sanksi, tekanan, dan blokade. Ia menegaskan prasyarat penting untuk menyelesaikan perselisihan, yaitu menghentikan sikap bermusuhan dan jaminan hal itu tidak terulang lagi.

Utusan Khusus Presiden AS Steve Witkoff dan Jared Kushner sebelumnya dijadwalkan berangkat pada Sabtu (25/4), tetapi sejumlah laporan menyebutkan bahwa delegasi Iran telah lebih dulu meninggalkan Pakistan.

Sementara itu, sentimen dari domestik pada umumnya masih lemah terkait kondisi defisit anggaran dan Bank Indonesia (BI) yang belum memberikan sinyal untuk menaikkan suku bunga.

“Walau demikian, seperti yg disampaikan pada hari Kamis (23/4), BI akan meningkatkan intensitas intervensi untuk mendukung rupiah,” ucap Lukman.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, kurs rupiah diprediksi akan berada pada kisaran Rp17.100-Rp17.200 per dolar AS.

Baca juga: Purbaya nilai pelemahan rupiah bukan cerminan fundamental ekonomi RI

Baca juga: Rupiah terima sentimen risk-off akibat ketidakpastian di Timur Tengah

Baca juga: Rupiah pada Senin pagi menguat jadi Rp17.211 per dolar AS

Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |