Serang (ANTARA) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengatasi kendala kerusakan Dermaga VI Eksekutif Pelabuhan Merak, yang diakibatkan KMP Portlink III menabrak Moveable Bridge (MB), di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten, Senin.
Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin dalam keterangannya di Kota Serang, menyatakan bahwa ASDP telah mengambil langkah cepat untuk menangani situasi ini.
“Setelah kejadian, tim kapal langsung berkoordinasi dengan pihak darat untuk memastikan penanganan yang cepat dan tepat, termasuk evakuasi penumpang sesuai prosedur keselamatan. Kami juga telah berkoordinasi dengan kepolisian serta regulator terkait, seperti KSOP dan BPTD, untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar," ujarnya lagi.
Seluruh penumpang telah berhasil dievakuasi dengan aman melalui garbarata Terminal Eksekutif Merak, sementara kendaraan yang berada di dalam kapal telah dialihkan ke Dermaga VII untuk proses bongkar muat. Hingga pukul 11.45 WIB, proses ini masih berlangsung dengan dukungan penuh dari tim operasional ASDP.
Sebagai langkah awal mitigasi, ASDP sempat menutup sementara penjualan tiket layanan kapal ekspres itu mulai pukul 10.30 WIB untuk memastikan kelancaran evakuasi dan pengecekan fasilitas dermaga.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan dan langkah penanganan, ASDP telah membuka kembali layanan kapal ekspres untuk kendaraan dengan kategori golongan V-B ke bawah, dengan proses loading dilakukan melalui side ramp sebagai alternatif sementara.
"Kami mengupayakan agar operasional dapat kembali normal secepatnya. Saat ini, kendaraan V-B ke bawah sudah bisa kembali melakukan penyeberangan melalui layanan kapal ekspres," kata Shelvy.
Dermaga VI Kembali Beroperasi
Terhitung sejak pukul 19.00 WIB, Senin, Dermaga VI sudah dapat digunakan kembali dengan mekanisme sandar di dermaga plengsengan menggunakan ramp door samping. Saat ini, terdapat empat kapal yang sudah dapat beroperasi di dermaga tersebut untuk melayani pengguna jasa.
ASDP saat ini tengah melakukan perbaikan pada fasilitas Moveable Bridge (MB) yang terdampak insiden. Estimasi waktu perbaikan diperkirakan 7-10 hari ke depan.
Namun ASDP akan mengupayakan percepatan agar fasilitas tersebut dapat segera dioptimalkan, terutama dalam menghadapi lonjakan trafik penyeberangan saat Angkutan Lebaran 2025.
Sebagai langkah kontingensi, jika Dermaga VI belum dapat berfungsi secara optimal dalam waktu dekat, ASDP akan mengalihkan layanan bongkar muat kapal ekspres ke Dermaga VII untuk memastikan kelancaran arus kendaraan dan penumpang.
Untuk memastikan keamanan dan kelancaran operasional, ASDP juga tengah melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap kondisi MB dengan menerjunkan tim penyelam guna memastikan struktur dasar dermaga dalam kondisi aman.
ASDP mengimbau seluruh pengguna jasa untuk tetap mengikuti informasi resmi serta melakukan perencanaan perjalanan yang matang, termasuk mengecek ketersediaan tiket dan jadwal keberangkatan melalui aplikasi maupun website Ferizy.
ASDP akan terus memberikan informasi terbaru kepada masyarakat sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan.
Sebelumnya, KMP Portlink III yang berangkat dari Pelabuhan Bakauheni pukul 08.41 WIB menabrak Movable Bridge Dermaga Eksekutif Merak saat memasuki alur sandar di Pelabuhan Merak. Akibat kejadian ini, terjadi kerusakan pada beberapa bagian MB, termasuk fender, housing kolom, dan beton protector, serta pada bagian ramp door kapal.
Baca juga: Menhub: Peniadaan layanan eksekutif Merak permudah distribusi pemudik
Baca juga: ASDP hentikan pelayaran dermaga eksekutif Pelabuhan Bakauheni-Merak
Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2025