Istanbul (ANTARA) - Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Raja Denmark Frederik X pada Selasa menyerukan Eropa yang "lebih mandiri" dalam forum ekonomi Prancis-Denmark.
"Selama beberapa tahun ini, kami yakin --dan bisa saya katakan bahwa Denmark dan Prancis bersatu dalam hal ini-- bahwa kedaulatan, otonomi strategis, dan kemandirian sangatlah penting," kata Macron.
Dia mengatakan Eropa telah mengalami "konsekuensi dari ketergantungan yang berlebihan secara langsung."
Dia menambahkan bahwa meski Amerika Serikat (AS) telah menjadi sekutu yang tangguh selama beberapa dekade, tidak ada jaminan bahwa prioritas AS akan selaras dengan prioritas Eropa di tahun-tahun mendatang.
Macron dan Raja Frederik X menyerukan lebih banyak investasi dan pengembangan dalam perawatan kesehatan, pertahanan, dan energi di Eropa.
"Di semua bidang utama, kita harus mengembangkan program Eropa bersama, membelanjakan bersama, dan menciptakan pasar yang kuat demi pertahanan Eropa. Ini adalah tujuan yang harus kita tetapkan untuk diri kita sendiri," kata Macron.
Dia mengatakan bahwa Eropa harus menyampaikan agenda yang memadukan daya saing, pertahanan, dan keamanan secara erat.
"Kompleksitas adalah perusak daya saing dan kemampuan kita untuk menyampaikan agenda yang jelas dan efisien," kata dia, seraya menambahkan bahwa inovasi di Uni Eropa dapat bergerak lebih lambat daripada AS.
Macron juga menyatakan keyakinannya pada kemitraan Prancis-Denmark.
"Kami berbagi nilai-nilai yang sama, dan di saat nilai-nilai ini menghadapi tantangan, bahkan oleh beberapa sekutu terdekat kita dalam sejarah, nilai-nilai tersebut mendapatkan kembali kekuatan dan maknanya," kata dia.
Raja Frederik X mengatakan kebutuhan akan kemitraan strategis berada pada "titik tertinggi dalam sejarah" karena negara-negara menghadapi "konteks global yang baru, masa-masa yang tidak pasti," dan "ancaman keamanan yang muncul."
Dia menegaskan bahwa Eropa harus "memperkuat interoperabilitas," berinvestasi dalam keamanan siber, dan berkolaborasi untuk melindungi nilai-nilai bersama.
Interoperabilitas adalah kemampuan sistem, perangkat lunak, atau perangkat keras untuk saling berkomunikasi, bertukar data, dan menggunakan informasi secara efektif, tanpa memandang batas geografis, politik, atau organisasi.
"Saya yakin bahwa kami dapat lebih memperkuat hubungan bilateral dan membangun Eropa yang tangguh di masa depan," kata Raja Frederik X.
Dia dan Ratu Mary sedang melakukan kunjungan kenegaraan selama tiga hari di Prancis sejak Senin.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Prancis umumkan tambahan bantuan militer 2 miliar Euro untuk Ukraina
Baca juga: Denmark kritik "nada" wakil presiden AS tentang Greenland
Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2025