Jakarta (ANTARA) - Berbagai peristiwa hukum, Rabu (2/4) menjadi sorotan, mulai dari pelaku oknum TNI AL telah merudapkasa jurnalis di Banjarbaru sebanyak 2 kali sebelum menghabisi nyawa korban hingga Kapolda NTT tindak lanjuti temuan Komnas HAM terkait keterlibatan VK dalam kasus eks Kapolres Ngada Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja.
Berikut rangkuman berita hukum yang masih layak dibaca pagi ini.
1. Keluarga: Oknum TNI AL diduga 2 kali rudapaksa Jurnalis Kalsel
Keluarga korban pembunuhan seorang Jurnalis di Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), yakni Juwita (23), mengatakan bahwa terduga pelaku oknum TNI AL berinisial Kelasi Satu J sempat merudapaksa korban sebanyak 2 kali sebelum menghabisi nyawa korban.
“Berdasarkan alat bukti, kami sampaikan bahwa korban mengalami kekerasan seksual, ini adalah pemerkosaan,” kata Kuasa Hukum dari pihak keluarga, Muhamad Pazri, setelah memenuhi panggilan penyidik di Detasemen Polisi Militer Pangkalan TNI Angkatan Laut (Denpomal) Banjarmasin, Rabu.
Selengkapnya klik di sini.
2. Polisi tutup jalur menuju Puncak dari Cianjur antisipasi macet
Resort Cianjur, Jawa Barat, menutup jalur menuju Puncak dari Tugu Lampu Gentur, By Pass-Cianjur, guna antisipasi macet total di jalur Puncak seiring antrean yang terus memanjang, pengendara diarahkan ke jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi.
Pantauan Antara penutupan arus kendaraan menuju Puncak dari Tugu Lampu Gentur, sebagai upaya antisipasi bertambah panjangnya antrean kendaraan di jalur Puncak yang sudah terjadi sejak Rabu pagi hingga siang.
Selengkapnya klik di sini.
3. Polda NTT tindaklanjuti temuan Komnas HAM di kasus eks Kapolres Ngada
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) segera menindaklanjuti informasi atau temuan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI, yang mengungkap keterlibatan VK dalam kasus eks Kapolres Ngada Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja.
"Nanti kami dalami keterlibatan VK yang diungkap oleh Komnas HAM," kata Direskrimum Polda NTT Kombes Pol Patar Silalahi kepada ANTARA di Kupang, NTT, Selasa.
Selengkapnya klik di sini.
4. Polda Aceh usut pelemparan bus di Aceh Besar
Kepolisian Daerah (Polda) Aceh mengusut pelemparan bus antarkota antarprovinsi di jalan nasional Banda Aceh-Medan kawasan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar, karena mengancam keselamatan jiwa orang.
Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto di Banda Aceh, Rabu, mengatakan aksi membahayakan keselamatan penumpang bus tersebut dialami bus Harapan Indah tujuan Medan, Sumatera Utara, pada Selasa (1/4) malam.
"Pelemparan bus adalah hal serius dan tidak bisa ditoleransi karena mengancam keselamatan penumpang. Polda Aceh mengusut kasus ini agar pelakunya dapat ditangkap," kata Joko Krisdiyanto.
Selengkapnya klik di sini.
5. Polisi: Belasan granat aktif ditemukan pengungsi Gunung Lewotobi
Kepolisian Resor Flores Timur mengatakan bahwa 16 buah granat aktif ditemukan oleh penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur Nusa Tenggara Timur.
“Masih aktif sehingga diamankan di bunker sementara waktu,” kata Kasubsi PIDM SiHumas Polres Flores Timur, Iptu Anwar Sanusi saat dihubungi ANTARA dari Kupang, Rabu.
Selengkapnya klik di sini.
Baca juga: Keluarga minta Denpomal dalami cairan putih dan luka kemaluan Jurnalis Kalsel
Baca juga: Korlantas Polri susun rekayasa lalin untuk arus balik Lebaran
Pewarta: Narda Margaretha Sinambela
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2025