Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan proses revitalisasi Masjid Raya Jakarta Islamic Centre (JIC) di Koja, Jakarta Utara (Jakut) akan segera dilakukan.
"Untuk Islamic Center atau masjid yang ada di Jakarta Utara, sekarang sedang dalam proses perhitungan untuk segera dilakukan perbaikan dan renovasi," kata Pramono usai peresmian gedung SMP dan SMA Labschool Ciracas, Jakarta Timur, Kamis.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta saat ini tengah menyelesaikan proses perhitungan sebagai tahapan awal.
Hal tersebut mengingat kondisi masjid yang mengalami kebakaran pada 2022 dan sudah terlalu lama belum ditangani menyeluruh. Pramono berkomitmen untuk secepatnya merealisasikan revitalisasi agar masjid bisa digunakan kembali secara optimal.
Pemprov DKI Jakarta juga membuka peluang kerja sama dengan pihak luar untuk mendukung proses revitalisasi.
"Kami membuka diri untuk bekerja sama dengan pihak luar. Nanti pihak luarnya akan saya sampaikan. Sebagai bagian untuk apa, kalau di swasta kan ada tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), tapi itu kurang lebih seperti itulah," jelas Pramono.
Hingga saat ini, kata dia, sudah ada pihak yang bersedia membantu proses perbaikan dan revitalisasi Masjid Raya Jakarta Islamic Centre.
"Alhamdulillah sekarang sudah ada yang bersedia mau untuk memperbaiki, merenovasi masjid tersebut," kata Pramono.
Adapun Kubah Masjid Raya Jakarta Islamic Center (JIC) di Jalan Kramat Raya, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, ambruk saat terjadi kebakaran sehingga hal itu menimbulkan kepanikan bagi warga di daerah itu, pada Rabu (19/10/2022).
Baca juga: Pengelola harapkan Masjid JIC bisa segera dibangun kembali
Baca juga: Pengelola sebut JIC tetap beroperasi meski belum direvitalisasi
Baca juga: Pemprov DKI Jakarta segera perbaiki Masjid JIC
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































