Manado (ANTARA) - Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut) mencatat sebanyak 22 kali gempa vulkanik dangkal pada periode pengamatan pukul 00.00 - 06.00 WITA, Kamis.
"Status Gunung Awu saat ini masih siaga level III. Bila ada aktivitas yang signifikan nanti akan beritahukan," kata Kepala Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah Sulawesi dan Maluku Juliana DJ Rumambi, ST di Manado, Kamis.
Baca juga: Warga diimbau tidak dekati radius 4 kilometer kawah Gunung Awu-Sulut
Gempa vulkanik yang terekam tersebut memiliki amplitudo antara 5-36 milimeter dengan durasi 5-16 detik.
Selain itu, terekam juga gempa vulkanik dalam sebanyak satu kali dengan amplitudo 30 milimeter, S-P : 0.5 detik dengan durasi 22 detik, dan gempa tektonik jauh sebanyak lima kali, amplitudo: 5-12 milimeter, S-P : tidak terbaca, dengan durasi antara 60-85 detik.
Dia berharap pada tingkat aktivitas siaga level III, masyarakat tetap mematuhi radius bahaya yang direkomendasikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Beberapa rekomendasi yang harus dipatuhi, kata dia, masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak mendekati dan beraktivitas dalam radius empat kilometer dari kawah puncak Gunung Awu.
Baca juga: Badan Geologi catat 165 kali gempa vulkanik dangkal Gunung Awu-Sangihe
Baca juga: Badan Geologi minta masyarakat patuhi radius bahaya Gunung Awu
Masyarakat di sekitar Gunung Awu diharapkan tetap tenang, tidak terpancing isu-isu mengenai aktivitas Gunung Awu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, serta mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Selain itu, masyarakat maupun pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan tingkat aktivitas maupun rekomendasi Gunung Awu setiap saat melalui aplikasi MAGMA Indonesia yang dapat diakses melalui website https://magma.esdm.go.id atau melalui aplikasi android MAGMA Indonesia.
Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2025