Polisi santuni keluarga anak disabilitas yang tewas saat banjir

1 hour ago 2

Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Utara menyantuni keluarga anak disabilitas berinisial DAA (12) yang ditemukan tewas saat banjir di rumahnya, RW 06 Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (12/1).

“Korban ini meninggal dunia saat banjir besar akibat curah hujan tinggi di Jakarta Utara pada Senin (12/1), " kata Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan kejadian memilukan itu terjadi pada Senin (12/1) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu orang tua korban sedang mengantar anaknya yang lain untuk mengungsi.

Namun, ketika kembali ternyata korban atau anak disabilitas itu sudah berada di bawah tempat tidur dengan kondisi meninggal dunia.

Selanjutnya orang tua dan tetangga membawa korban ini ke rumah sakit dan sesampai di rumah sakit, korban ini dinyatakan meninggal dunia.

AKBP Onkoseno mengatakan, pada Jumat ini, perwakilan dari Polsek Tanjung Priok melakukan kunjungan ke kediaman korban untuk menyampaikan rasa belasungkawa atas kejadian tersebut.

“Kami menyampaikan bela sungkawa dan memberikan santunan kepada keluarga yang tengah berduka,” kata dia.

Sebelumnya, tiga orang tewas diduga akibat tersengat listrik pada dua lokasi saat banjir terjadi di Kecamatan Cilincing dan Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut), pada Senin (12/1).

“Dua orang merupakan pasangan suami istri berinisial HW (54) dan NJ (49). Tersengat listrik di kediamannya, Blok R Gang II Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing pada Senin sore sekitar pukul 15.00 WIB,” kata Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri.

Baca juga: Ada korban jiwa, penanganan banjir Jakarta diminta diperbaiki

Baca juga: Tiga orang tewas tersengat listrik saat banjir di Cilincing Jakut

Baca juga: DKI lakukan modifikasi cuaca guna antisipasi banjir

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |