Jakarta (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) menerima donasi sebesar 100 ribu dolar AS dari Taipei Economic and Trade Office in Indonesia (TETO) untuk membantu korban banjir di Sumatera.
Ketua Umum PMI Jusuf Kalla mengatakan di Jakarta, Rabu, pada akhir November 2025 wilayah Sumatera dilanda fenomena siklon tropis yang menyebabkan cuaca ekstrem, hujan lebat, dan banjir dan longsor yang mengakibatkan kerusakan serius.
Pada 11 Maret 2026, katanya, Duta Besar Bruce Chen-jung Hung menyerahkan donasi sebesar 100 ribu dolar AS kepada PMI untuk membantu penanganan bencana di Sumatera.
Menurut dia, kerja sama kemanusiaan seperti ini sangat penting untuk memperkuat solidaritas antarbangsa.
“Kami mengucapkan terima kasih atas solidaritas dan kepedulian Pemerintah Taiwan terhadap masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera. Bantuan ini akan membantu PMI dalam memberikan layanan kemanusiaan kepada para penyintas, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar dan mendukung proses pemulihan mereka.
Baca juga: PMI perluas layanan kesehatan gratis bagi penyintas galodo Sumbar
Dia menjelaskan bahwa PMI adalah sebuah organisasi kemanusiaan nasional yang netral, mandiri, dan terbesar di Indonesia. Mereka selalu berada di garis depan upaya penanggulangan bencana dan diakui secara luas.
Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar Hung berharap donasi ini dapat membantu memberikan tempat tinggal sementara, kebutuhan sehari-hari, dan alat bantu bagi keluarga yang membutuhkan, serta memberikan dukungan kepada korban bencana di saat-saat sulit.
Taiwan dan Indonesia memiliki hubungan yang sangat baik, dan saat ini lebih dari 400 ribu orang Indonesia tinggal, bekerja, dan belajar di Taiwan.
Pihaknya siap bekerja sama dengan PMI untuk membantu usaha membangun kembali pascabencana, berdoa untuk kedamaian dan kesejahteraan Indonesia, dan berharap bahwa dengan berbagai bantuan para korban dapat berhasil membangun kembali hidup mereka dan kembali ke kehidupan normal.
Sebagai bagian dari komunitas internasional yang bertanggung jawab, Taiwan akan terus mengingat prinsip “merasakan kesulitan orang lain seolah-olah itu juga kesulitan kita” untuk memberi bantuan kepada mereka yang terkena bencana dan menjalankan tanggung jawab kemanusiaan di tingkat global.
Baca juga: PMI salurkan 4.500 liter air bersih bagi penyintas banjir Agam
Baca juga: PMI Tangerang kerahkan 160 relawan bantu korban bencana
Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































