PMI Sumut bangkitkan semangat belajar siswa di Tapanuli Tengah

7 hours ago 2

Medan (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) membangkitkan semangat belajar siswa dengan menyerahkan bantuan pendidikan di Kabupaten Tapanuli Tengah.

"Sudah kita distribusikan bantuan bagi siswa berupa seragam sekolah, school kit, dan paket kebersihan di SMP Negeri 1 Tukka, Tapanuli Tengah," ujar Koordinator Lapangan PMI Sumut Ade Yudiansyah di Tapanuli Tengah, Sumut, Ahad.

Langkah ini, katanya, diambil menyusul hasil asesmen di lapangan yang menunjukkan banyak siswa terpaksa pergi ke sekolah menggunakan pakaian rumah.

Hal ini terjadi karena seragam dan perlengkapan sekolah mereka rusak atau hilang tersapu banjir yang cukup deras di wilayah setempat pada akhir November 2025.

"Kami tidak hanya fokus pada kebutuhan siswa, seperti buku tulis, dan alat sekolah. Tetapi PMI juga memperhatikan kesejahteraan tenaga pengajar," katanya.

Baca juga: PMI distribusikan 2,2 juta liter air bersih untuk korban bencana Aceh

Rincian bantuan yang disalurkan kepada para guru itu, katanya, meliputi dignity kit atau bantuan darurat berisi barang-barang kebersihan pribadi dasar.

"Hygiene kit atau paket kebersihan diri, dan alat kebersihan sekolah. Layanan tambahan berupa pemeriksaan kesehatan gratis, dan pemberian vitamin bagi siswa maupun guru," katanya.

Selain bantuan fisik, ujar dia, relawan PMI Sumut juga menghadirkan keceriaan di lingkungan sekolah melalui dukungan psikososial, promosi kesehatan, dan promosi kebersihan.

"Dengan metode bermain dan bernyanyi bersama, siswa diajak melepas trauma akibat bencana agar kembali bersemangat menuntut ilmu," katanya.

Pihaknya juga menegaskan sektor pendidikan menjadi prioritas agar aktivitas belajar mengajar tidak terhenti, khususnya di Tapanuli Tengah.

"Jangan sampai pembelajaran terhenti hanya karena masalah seragam, dan kebutuhan sekolah. Ini adalah awal, kami akan melanjutkan kegiatan serupa di sekolah terdampak bencana lainnya," kata Ade.

Kepala SMP Negeri 1 Tukka, Hia, mengapresiasi atas bantuan maupun kepedulian PMI Sumut terhadap para murid, guru, dan sekolah ini.

Walau bangunan sekolah tidak rusak secara langsung, kata dia, banyak siswa menjadi korban terdampak bencana di rumah masing-masing.

"Memang sekolah kami tidak terdampak, tapi siswa siswinya terdampak langsung. Sebelumnya, mereka ini belum mendapatkan uluran tangan dari berbagai pihak," kata dia.

Baca juga: Masyarakat Surakarta lewat PMI bangun 3 sumur bor untuk Aceh Tamiang

Baca juga: PMI Sumut layani warga pascabencana banjir di Tapanuli Selatan

Pewarta: Muhammad Said
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |