Politik sepekan, pelantikan pimpinan BGN hingga bantahan TNI

3 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah peristiwa politik telah diwartakan oleh pewarta Kantor Berita ANTARA selama sepekan. Berikut beberapa berita pilihan yang masih menarik dibaca pagi ini:

1. Prabowo lantik Nanik Deyang, Agustina, dan Trenggono jadi pimpinan BGN

Presiden Prabowo Subianto melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) serta Agustina Arumsari dan Mayor Jenderal TNI (Purn) Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN, dalam upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin.

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 18/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional serta pemberhentian Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Baca selengkapnya di sini.

2. Said Iqbal dilantik jadi Penasihat Khusus Bidang Ketenagakerjaan

Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi Penasihat Khusus Bidang Ketenagakerjaan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.

Pelantikan Said Iqbal tersebut digelar sebagaimana ketetapan Presiden dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 58/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

Baca selengkapnya di sini.

3. Presiden Prabowo ungkap alasan kunjungan ke luar negeri

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa kunjungan ke luar negeri yang dilakukannya sebagai bagian memelihara hubungan baik dengan negara sahabat dan memperlihatkan implementasi kebijakan politik luar negeri bebas aktif Indonesia.

Saat membuka Musyawarah Nasional XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, diikuti daring dari Jakarta Rabu, Presiden Prabowo menyinggung bahwa baik dirinya maupun Presiden Joko Widodo kerap disinggung terkait kunjungan ke luar negeri.

Baca selengkapnya di sini.

4. TNI bantah bongkar sekolah di NTT untuk diganti jadi KDMP

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Brigjen TNI Muhamad Nas mengatakan pihaknya tidak pernah berniat membongkar sekolah di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan menggantikannya dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Hal itu dikatakan Nas merespon soal viral video di media sosial yang menunjukkan seolah-olah anggota TNI membongkar bagian bangunan SD Negeri Wolomoni di Desa Niowula, Kecamatan Detusoko, Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk diganti dengan bangunan KDMP.

Baca selengkapnya di sini.

5. TNI bantah telah menculik Mama Sinta

​​​​​​​Panglima Komando XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia menegaskan bahwa TNI tidak terlibat dalam isu penculikan Yasinta Moiwend atau Mama Sinta yang belakangan ramai diperbincangkan.

"Saya jamin itu bukan perbuatan TNI. Tidak ada penculikan seperti yang ramai diberitakan," kata Mayjen Frits dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis.

Baca selengkapnya di sini.

Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |