Kriminal sepekan, saksi kasus Hanania hingga perundungan anak

3 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah peristiwa kriminal yang terjadi selama sepekan terakhir masih menarik untuk dibaca hari ini, antara lain Polda Metro Jaya memeriksa 140 saksi terkait kasus Hanania Group hingga Polisi melakukan penyidikan terkait bocah yang menjadi korban perundungan.

Berikut rangkumannya:

Polda Metro periksa sembilan "influencer" dalam kasus Hanania Group

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya secara maraton melakukan pemeriksaan terhadap sembilan pemengaruh (influencer) yang diduga terlibat dalam mempromosikan atau menerima endorsement dari biro perjalanan umrah Hanania Travel.

"Hingga saat ini sudah ada enam influenceryang diperiksa. Secara total, termasuk yang dijadwalkan hadir esok hari, berjumlah sembilan orang. Penyelidikan ini masih akan terus berkembang," kata Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo saat ditemui di Jakarta, Kamis.

Baca selengkapnya di sini.

Polda Metro Jaya periksa 140 saksi terkait kasus Hanania Group

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya terus mendalami kasus dugaan penipuan biro perjalanan umrah Hanania Travel, dan hingga saat ini, sebanyak 140 orang saksi telah diperiksa guna mengusut tuntas perkara yang merugikan ratusan jemaah tersebut.

"Update sampai sekarang, saksi yang diperiksa ada 140 orang, di mana 122 orang di antaranya merupakan korban. Dari 122 korban yang diperiksa ini, mereka mewakili jumlah total 337 jemaah yang menjadi korban," kata Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo di Jakarta, Kamis.

Baca selengkapnya di sini.

Polisi lakukan penyidikan terkait bocah yang jadi korban perundungan

Polres Metro Jakarta Pusat melakukan penyidikan dan mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti terkait kasus bocah 6 tahun yang menjadi korban perundungan di areal taman Kelurahan Kramat.

"Dari keluarga korban sudah membuat laporan polisi ke kami," kata Kepala Satuan (Kasat) Pelayanan Perempuan dan Anak serta Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA-PPO) Polres Metro Jakarta Kompol Rita Oktavia Shinta di Jakarta, Kamis.

Baca selengkapnya di sini.

Kejari Jaktim tahan DER dalam kasus korupsi pengadaan mesin jahit

Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur resmi menahan tersangka berinisial DER dalam kasus tindak pidana korupsi pengadaan mesin jahit pada Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Sudin PPKUKM) Jaktim senilai Rp9 miliar.

"Setelah dilakukan pemeriksaan penyidik melakukan penahanan terhadap tersangka DER," kata Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur Topik Gunawan di Jakarta, Selasa.

Baca selengkapnya di sini.

Polisi telusuri dugaan prostitusi anak di Tamansari Jakbar

Polisi menelusuri dugaan praktik prostitusi anak yang melibatkan warga negara asing (WNA) di kawasan Tamansari, Jakarta Barat.

Penyelidikan itu berawal dari sebuah video viral pada akun Instagram @narasinewsroom pada Kamis.

Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Polda Metro sebut 687 orang melapor sebagai korban penipuan Hanania

Baca juga: Keluarga korban perundungan di Jakpus tolak ajakan damai

Baca juga: Ini alasan Polda Metro Jaya sterilisasi Bundaran HI dari unjuk rasa

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |