Pimblett siap sambut Ilia Topuria bertarung di arena kelas ringan UFC

1 week ago 10

Jakarta (ANTARA) - Petarung kelas ringan Ultimate Fighting Championship (UFC) Paddy Pimblett mengatakan siap menyambut Ilia Topuria ketika juara bulu itu naik kelas untuk bertarung di arena kelas ringan UFC.

"Jika ia ingin naik ke divisi lightweight, saya akan menunggu di sini. Saya akan berada di sana untuk menyambutnya," kata Paddy Pimblett sebagaimana dikutip dari laman MMA Fighting di Jakarta, Jumat.

Ilia Topuria mengincar kenaikan divisi ke 155 pon, bahkan mengincar pertarungan dengan mantan juara Charles Oliviera jika ia tak dapat segera meraih laga perebutan gelar melawan juara divisi ringan saat ini Islam Makhachev.

Pimblett meyakini perebutan gelar kelas ringan masih terlalu cepat untuk Topuria sehingga ia siap menjadi lawan yang tangguh bagi juara asal Spanyol itu.

Atlet seni bela diri campuran asal Inggris itu mengaku siap bertarung dengan Topuria untuk menunjukkan bahwa dirinya adalah petarung yang lebih unggul.

"Saya jauh lebih besar darinya, orang-orang tidak menyadarinya. Saya ingin sekali bertatap muka dengannya, supaya semua orang bisa melihat betapa besar saya sebenarnya dibandingkan dia," katanya.

Ia mengakui Topuria merupakan petarung dengan kemampuan yang bagus. Namun, kata dia, Topuria bisa meraih sabuk kelas bulu dengan cepat karena Volkanovski telah membersihkan divisi featherweight.

Topuria, kata dia, hanya perlu mengalahkan Bryce Mitchell dan Josh Emmett untuk mendapatkan perebutan gelar. Topuria bahkan tidak perlu mengalahkan Brian Ortega atau Yair Rodriguez atau Arnold Allen.

"Ia melewatkan para petarung tersebut dan dapat bertarung demi sabuk itu hanya karena Volkkanovski telah membersihkan divisi itu," katanya.

Baca juga: PFL tetapkan delapan petarung kelas welter untuk Turnamen Dunia 2025

Pimblett mengatakan kehebatan Topuria belum teruji karena baru satu kali mempertahankan gelar kelas bulu dan langsung mengincar kenaikan divisi.

"Saya kira Anda harus mempertahankan sabuk itu setidaknya tiga kali jika Anda ingin bertarung demi sabuk di divisi di atasnya," katanya.

Pimblett dan Topuria memiliki sejarah tersendiri, sejak 2022 saat keduanya terlibat pertengkaran dalam ajang UFC London, di mana mereka ikut berkompetisi. Keduanya hampir saling menyerang lagi di tahun yang sama pada konferensi pers UFC 282 sebelum pihak keamanan menengahi.

Sejak saat itu, persaingan mereka terus berlanjut. Meskipun Topuria tidak menunjukkan ketertarikan untuk menyelesaikan perbedaan mereka di dalam arena, Pimblett dengan senang hati menyanggupinya.

"Saya rasa tak ada orang lain dalam divisi ini (kelas ringan) yang lebih berhak menyambutnya daripada saya. Saya akan sangat senang untuk bertarung secara adil dengan dirinya dan menendangnya sampai KO," katanya.

Baca juga: Tatiana ungkap kondisinya setelah dikalahkan Zhang Weili pada UFC 312

Baca juga: Magomedov Ankalaev bertekad akhiri kejayaan Alex Pereira pada UFC 313

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |