Peneliti UI: Tanaman Hanjuang sebagai pencegah karies gigi anak

1 hour ago 2

Depok (ANTARA) - Peneliti dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) Dr. drg. Likky Tiara Alphianti mengatakan potensi tanaman hias Cordyline fruticosa atau hanjuang, sebagai bahan alami untuk membantu mencegah karies gigi pada anak usia dini.

Dr. Likky di Kampus UI, Selasa, menyatakan telah melakukan eksplorasi potensi daun Cordyline fruticosa, yang telah lama dikenal memiliki aktivitas antimikroba.

"Penelitian tersebut menguji kemampuan ekstrak dan fraksi daun tanaman ini dalam menghambat pertumbuhan serta pembentukan biofilm dari dua mikroorganisme utama penyebab karies pada anak, yaitu bakteri Streptococcus mutans dan jamur Candida albicans," katanya.

Ia menyebutkan hasil serangkaian uji laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak dan fraksi daun Cordyline fruticosa mampu menghambat pertumbuhan kedua mikroorganisme tersebut pada konsentrasi tertentu.

Selain itu, pengujian keamanan menunjukkan bahwa bahan alami ini memiliki tingkat toksisitas yang rendah hingga sedang terhadap sel tubuh, sehingga dinilai memiliki potensi keamanan yang baik dalam batas penggunaan tertentu.

Penelitian ini juga menemukan bahwa ekstrak daun hanjuang tidak hanya menghambat pertumbuhan mikroorganisme, tetapi juga mampu mengurangi pembentukan biofilm lapisan lengket yang menjadi cikal bakal plak dan kerusakan gigi.

Lebih lanjut, ekstrak tersebut terbukti memengaruhi ekspresi gen yang berperan dalam proses pembentukan biofilm.

Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa ekstrak dan fraksi daun Cordyline fruticosa berpotensi dikembangkan sebagai bahan antibiofilm alami untuk membantu pencegahan karies gigi pada anak usia dini.

Dekan FKG UI, Prof. drg. Lisa Rinanda Amir menyampaikan apresiasi atas capaian akademik dan kontribusi ilmiah yang dihasilkan melalui penelitian ini.

“Penelitian ini menunjukkan bagaimana ilmu kedokteran gigi terus berkembang melalui inovasi berbasis riset, termasuk pemanfaatan sumber daya alam Indonesia. Kami berharap temuan ini dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan bahan preventif karies yang lebih aman, terjangkau, dan bermanfaat bagi kesehatan gigi anak-anak,” ujar Prof. Lisa.

FKG UI kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong riset yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus menghadirkan solusi inovatif bagi permasalahan kesehatan gigi dan mulut di Indonesia.

Pewarta: Feru Lantara
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |