Pendeta GPdI Sulut: Paskah ajarkan manusia hidup sederhana

5 hours ago 4
Mari maknai dengan hidup sederhana, selalu berbagi kepada umat lain yang membutuhkan

Manado (ANTARA) - Pendeta Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Tiberias Malalayang Manado, Sulawesi Utara, Gembala Jefry Manitik mengatakan peringatan Paskah mengajarkan umat manusia untuk hidup dengan kesederhanaan.

"Paskah atau peringatan kebangkitan Yesus Kristus bukan dimaknai dengan hura-hura atau seremonial belaka. Mari maknai dengan hidup sederhana, selalu berbagi kepada umat lain yang membutuhkan," kata Manitik saat membawakan pesan firman kepada jemaat, Minggu.

Dengan mengambil ayat firman dalam Alkitab 1 Korintus 15 ayat 4 bahwa Yesus telah bangkit di hari ketiga, Manitik mengajak jemaat untuk selalu meneladani perjalanan Yesus ketika memberitakan Injil ke semua orang.

Baca juga: Megawati: Hari Raya Paskah momentum menghayati semangat pengorbanan

"Ini momentum refleksi iman bahwa dengan kesederhanaan kita sudah meneladani perjalanan Yesus pada 2.000 tahun yang lalu saat memberitakan Injil dengan penuh kasih," ujarnya.

Ia mengajak jemaat untuk menjadikan momentum Paskah dengan membangun relasi yang damai dengan Tuhan, sesama manusia, diri sendiri, dan lingkungan.

"Pada Kamis (2/4) lalubSulut mengalami gempa bumi yang cukup kuat hingga magnitudo 7,6. Ini menjadi pengalaman untuk manusia bahwa kepada siapa lagi kita berserah diri, tentunya kepada Tuhan," tambahnya.

Baca juga: Kardinal: Gereja Katolik tempatkan perdamaian sebagai prioritas utama

Pada kebaktian Paskah di GPdI Tiberias Malalayang Manado itu diwarnai dengan pembagian telur kepada jemaat sebagai simbol yang dalam tentang hidup, harapan, dan kebangkitan.

Sejumlah gereja lainnya di Manado juga membagikan Telur Paskah yang telah dihias warna warni disertai ayat Alkitab.

"Kami di jemaat Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) Malalayang mendapatkan pembagian telur usai ibadah. Ini sebuah simbol dari kebangkitan Yesus," ujar Tika S, salah satu jemaat KGPM, sambil menyebutkan pada malam sebelum Paskah telah dilaksanakan pawai obor yang mengitari sebagian kecamatan Malalayang.

Baca juga: Kardinal Suharyo: Paskah simbol perjalanan menuju terang

Pewarta: Hence Paat
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |