- Jumat, 16 Januari 2026 16:44 WIB
Seorang warga berdiri di depan rumah permukiman semi permanen, Muara Baru, Jakarta, Jumat (16/1/2026). Pemprov DKI Jakarta menargetkan penurunan angka kemiskinan di bawah 3 persen dengan jumlah 69,51 ribu hingga 167,27 ribu jiwa keluar dari garis kemiskinan pada 2030 melalui ketepatan program penyaluran manfaat yang didukung optimalisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/rwa.
Warga menggunakan eretan dari sampah kotak gabus di lingkungan permukiman semi permanen,i Muara Baru, Jakarta, Jumat (16/1/2026). Pemprov DKI Jakarta menargetkan penurunan angka kemiskinan di bawah 3 persen dengan jumlah 69,51 ribu hingga 167,27 ribu jiwa keluar dari garis kemiskinan pada 2030 melalui ketepatan program penyaluran manfaat yang didukung optimalisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/rwa.
Dua anak berlari di lingkungan permukiman semi permanen, Muara Baru, Jakarta, Jumat (16/1/2026). Pemprov DKI Jakarta menargetkan penurunan angka kemiskinan di bawah 3 persen dengan jumlah 69,51 ribu hingga 167,27 ribu jiwa keluar dari garis kemiskinan pada 2030 melalui ketepatan program penyaluran manfaat yang didukung optimalisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/rwa.
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































