Medan (ANTARA) - Pemerintah Kota Medan mengintensifkan patroli kegiatan subuh guna menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
"Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif guna menjaga ketenteraman dan ketertiban umum selama bulan Ramadhan," ujar Kepala Satuan Pamong Praja Medan Muhammad Yunus, di Medan, Minggu.
Ia mengatakan, patroli yang melibatkan pemangku kebijakan terkait tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan wali kota Medan yang memerintahkan jajaran aktif menjaga kondusivitas.
"Personel yang dikerahkan berkoordinasi dengan tim gabungan lainnya," kata dia.
Yunus mengatakan patroli yang dilakukan guna mengantisipasi gangguan kamtibmas tersebut menyasar di sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan di Medan
Ia mengatakan, patroli tersebut difokuskan kepada masyarakat khususnya generasi muda agar tidak melakukan aktivitas yang mengarah pada pelanggaran ketertiban umum.
"Tadi kita patroli di Jalan Setia Budi, Jalan Pulo Brayan, Medan Marlean, dan Medan Belawan," kata dia.
Ia berharap kehadiran personel di lapangan dapat menjaga keamanan dan ketertiban sehingga masyarakat yang menjalankan ibadah puasa merasa aman dan nyaman.
"Mari bersama menjaga ketertiban, menghormati waktu ibadah dan mengisi bulan suci dengan kegiatan yang positif," ujarnya.
Wali Kota Medan, Rico TP Waas menginstruksikan personel Satuan Pamong Praja untuk turut ikut berpatroli dengan kepolisian setempat selama bulan suci Ramadhan.
Ia mengatakan keikutsertaan Satpol PP tersebut merupakan upaya pemerintah kota setempat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di bulan suci Ramadhan tersebut.
Ia menegaskan keamanan dan ketertiban menjadi perhatian khusus pemerintah kota setempat guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah puasa.
"Saya minta rekan-rekan untuk berkoordinasi dengan Polrestabes Medan untuk ikuti patroli," ujar dia.
Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































