Kuala Lumpur (ANTARA) - Komunitas masyarakat Madura di Malaysia melalui Majelis Persatuan dan Persaudaraan Masyarakat Madura (MPPM) Malaysia memperkuat keimanan dan kebersamaan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026.
Komunitas tersebut melaksanakan sejumlah kegiatan selama bulan Ramadhan mulai dari kuliah tujuh menit (kultum) hingga tadarus Al Quran.
"Selama bulan Ramadhan, komunitas masyarakat Madura di Malaysia melalui Divisi Dakwah dan Pendidikan MPPM melaksanakan enam program utama," kata Sekretaris Jenderal MPPM Abdul Kholik kepada ANTARA di Kuala Lumpur, Minggu.
Baca juga: KBRI KL sebut kontribusi masyarakat Madura di Malaysia luar biasa
Enam kegiatan yang dilakukan antara lain kultum harian menjelang berbuka, berupa tausiah singkat untuk memperkuat keimanan dan kebersamaan masyarakat Madura di perantauan.
Kemudian melakukan Shalat Tarawih dan witir berjamaah yang dilaksanakan setiap malam di kantor MPPM dengan jadwal imam yang telah ditetapkan.
Selain itu komunitas masyarakat Madura di Malaysia juga melakukan tadarus Al Quran bersama, dengan target dua kali khatam Al Quran selama bulan suci Ramadhan.
Baca juga: Tiga ribuan warga hadiri pembentukan ormas Madura di Malaysia
"Kami juga berbuka puasa bersama dan memperingati Nuzulul Quran. Sebagai momentum silaturahmi, sekaligus penguatan nilai-nilai Al Quran," kata Abdul Kholik.
Komunitas masyarakat Madura juga biasa melakukan halal bihalal pasca-Ramadhan serta memberikan santunan khusus Ramadhan.
"Program santunan dilaksanakan secara khusus selama bulan Ramadhan bagi anggota atau WNI yang membutuhkan," kata Abdul Kholik.
Abdul Kholik mengatakan program-program tersebut bertujuan memperkuat nilai keagamaan, persaudaraan, dan kepedulian sosial masyarakat Madura di perantauan.
Baca juga: Tiga ribuan warga hadiri pembentukan ormas Madura di Malaysia
Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































