Jakarta (ANTARA) - Aktor senior Ian McKellen memberikan tanggapan atas isu terkait perubahan alur cerita dari film baru "Lord of the Rings" yang bertajuk "The Hunt for Gollum".
"Ini adalah kisah tentang Aragorn yang mencoba menemukan Gollum, dan Gandalf mengarahkan aksi dari sisi lainnya," kata Ian yang akan kembali berperan sebagai Gandalf.
Melansir ixbt games dan filmogaz, Ian mengisyaratkan bahwa peran Gandalf dalam kisah perburuan Gollum akan berubah secara signifikan. Film itu akan berfokus pada Aragorn dan pencariannya terhadap Gollum.
Baca juga: Elijah Wood tanggapi soal kembalinya Frodo di film The Hunt for Gollum
Artinya, kisah yang nantinya dibawakan dalam film akan berbeda dari buku-buku yang telah ditulis oleh J.R.R Tolkien.
Pergeseran peran itu dinilai menjadi penting karena mengubah karakter mana yang memikul beban emosional dan bagaimana mitologi yang lebih luas digali untuk penceritaan mandiri, dan berpotensi mengubah pemilihan pemeran, nada, serta harapan penggemar.
Dia menyampaikan bahwa pendekatan itu berbeda dari kisah dalam kisah "The Fellowship of the Ring".
Baca juga: Film "Lord of the Rings: The Hunt for Gollum" siap tayang 2027
Dalam novel tersebut, Gandalf memberi tahu Frodo bahwa ia, bersama Aragorn, telah melacak Gollum di seluruh Middle-earth untuk waktu yang lama. Keduanya tampak berperan aktif dalam pencarian.
Perubahan peran Gandalf dapat dijelaskan oleh pertimbangan adaptasi. Selama pembuatan film trilogi asli Peter Jackson, Ian masih berusia sekitar 60 tahun. Namun, sekarang aktor tersebut berusia 86 tahun.
Hal ini kemungkinan memengaruhi keputusan untuk mengurangi partisipasi aktifnya dalam alur cerita.
Pengambilan gambar untuk "The Lord of the Rings: The Hunt for Gollum" akan dimulai di Selandia Baru pada Juli 2026.
Penayangan perdana di distribusi luar negeri dijadwalkan pada 17 Desember 2027.
Baca juga: Komponis "The Lord of The Rings" umumkan tur Eropa rayakan dua dekade
Baca juga: Trailer The Lord of the Rings: The Rings of Power dirilis
Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































