Pemkot Bandung libatkan 339 UMKM dalam Pasar Kreatif di delapan mal

2 weeks ago 10

Kota Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat melibatkan sebanyak 339 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan dalam ajang Pasar Kreatif Bandung 2026 yang digelar di delapan pusat perbelanjaan atau mal sejak 8 Juni hingga 2 Agustus 2026.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin mengatakan Pasar Kreatif merupakan ajang untuk mempromosikan produk-produk terbaik dan kreatif dengan tujuan memperluas akses pemasaran di tingkat nasional maupun internasional.

“Tahun ini ada 339 pelaku UMKM yang terlibat, terdiri dari 169 fesyen, 78 kriya, dan 92 kuliner. Sebanyak 40 persen merupakan peserta baru,” kata Ronny di Bandung, Selasa.

Ronny menyebut delapan mal yang menjadi lokasi penyelenggaraan adalah Paris Van Java, Cihampelas Walk, Paskal 23, Trans Studio Mall, Kings Shopping Center, Summarecon Mall Bandung, Festival Citylink, dan Botanika.

Dia mengatakan kegiatan ini dapat memantik kreativitas pelaku UMKM Kota Bandung dalam memasarkan produk kebanggaannya. Menurutnya, UMKM harus serius ketika mendapat dukungan seperti ini.

“Pasar Kreatif Bandung 2026 menjadi program unggulan untuk memfasilitasi promosi dan pemasaran produk pelaku usaha lokal,” katanya.

Lebih lanjut, Ronny optimis omzet dari perlehatan Pasar Kreatif Bandung 2026 dapat meraih angka lebih besar dibandingkan tahun kemarin yang mencapai Rp10,1 miliar dengan melibatkan lebih dari 300 pelaku usaha.

Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pengelola pusat perbelanjaan menjadi kunci keberhasilan program ini.

“Dukungan dari berbagai pihak dinilai mampu membuka akses promosi yang lebih luas bagi UMKM. Ketika pelaku usaha tumbuh, lapangan kerja meningkat dan ekonomi daerah akan semakin kuat,” katanya.

Baca juga: Pemkot catat Pasar Kreatif Bandung 2024 raih omzet Rp9,6 miliar

Baca juga: Pemkot Bandung hadirkan Pasar Kreatif kenalkan produk UMKM di 6 mal

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |