Pemkab fasilitasi pemulangan jamaah haji Sampang

3 hours ago 1

Sampang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Jawa Timur, memfasilitasi pemulangan jamaah haji asal wilayah itu dengan melakukan penjemputan dan penyediaan armada bus.

"Ada sebanyak 18 bus yang kami sediakan untuk mengangkut jamaah haji dari Surabaya ke Sampang," kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Sampang Zaiful Moqaddas, di Sampang, Jumat.

Sebanyak 616 haji yang menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci pada musim haji tahun ini telah tiba di Kabupaten Sampang.

Pemkab Sampang melakukan penyambutan khusus kepada jamaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 67 dan 68.

Kedatangan jamaah ini juga mendapatkan pengawalan khusus dari aparat kepolisian Polres Sampang, TNI dari Kodim 0828 Sampang di lokasi penjemputan, yakni di lapangan Wijaya Kusuma Sampang.

"Alhamdulillah, Pemkab Sampang bisa menyambut langsung kedatangan bapak dan ibu sekalian. Saya atas nama Pemkab Sampang merasa bahagia bapak dan ibu sekalian tiba dengan selamat dan bisa menunaikan ibadah haji dengan baik," kata Wakil Bupati Sampang Ahmad Mahfudz.

Baca juga: Pemkot pantau kesehatan jamaah haji setelah tiba di Bengkulu

Ia juga mengapresiasi peran aktif semua pihak yang telah ikut membantu memfasilitasi penjemputan jamaah haji Sampang, seperti polisi dari jajaran Polres Sampang, TNI dan Kodim 0828 Sampang.

"Semoga seluruh rangkaian ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT dan jamaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabruroh," ucapnya.

Jumlah jamaah haji asal Kabupaten Sampang yang tiba Jumat (19/6) itu sebanyak 616 orang, berkurang dua orang dibanding saat keberangkatan, karena dua orang di antaranya meninggal dunia di Tanah Suci.

Menurut Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Sampang Sayfuddin, dua orang yang meninggal dunia tergabung dalam Kloter 67 dan 68.

Jamaah yang meninggal dunia dari Kloter 67 bernama Muhammad Tohir M. Suud Burhan, warga Jalan Tengku Umar, Kota Sampang. Muhammad Tohir meninggal dunia di Makkah pada Kamis, 28 Mei 2026, setelah menjalani perawatan akibat sakit.

Baca juga: PPIH: Waspada tujuh gejala penyakit setelah jamaah tiba di Tanah Air

Sedangkan dari Kloter 68 yang meninggal dunia itu bernama Slamet Riyadi Miad, warga Perumahan Puri Matahari, Kota Sampang. Slamet Riyadi meninggal dunia di Rumah Sakit An Nur, Makkah, pada Rabu, 10 Juni 2026.

Pewarta: Abd Aziz
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |