Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memastikan memberikan pendampingan penuh kepada jamaah calon haji asal daerah itu, mulai dari proses pemberangkatan hingga kepulangan kembali ke tanah air.
Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin saat melepas 440 calon haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 14 di gedung Swatantra Wibawa Mukti, kompleks perkantoran Pemkab Bekasi, Jumat (1/5/2026).
Dia menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya berperan dalam seremoni pelepasan, tetapi juga memastikan seluruh jamaah mendapatkan perhatian dan pengawalan selama menjalankan ibadah di tanah suci hingga kembali lagi ke Kabupaten Bekasi dalam kondisi sehat.
"Kami tidak hanya melepas, tetapi juga memastikan pendampingan terus berjalan. Mulai dari petugas haji daerah, ketua rombongan, hingga ketua regu diminta untuk memberikan perhatian maksimal kepada seluruh jamaah," katanya.
Baca juga: Kemenhaj Kalsel: Layanan JCH lansia dan disabilitas prioritas utama
Dirinya berharap seluruh calon haji dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali dengan jumlah yang sama dalam keadaan sehat walafiat.
"Selain mengandalkan petugas, jamaah juga diimbau untuk saling menjaga dan mengingatkan satu sama lain, mengingat kondisi di tanah suci yang mempertemukan jutaan umat dari berbagai negara," katanya.
Pendamping Haji Daerah Kabupaten Bekasi Mochamad Arif Ichwani mengatakan jamaah kloter awal daerah itu sedang mengikuti seluruh rangkaian ibadah sunah maupun ziarah sebelum bertolak ke Makkah untuk memulai rangkaian inti haji.
"Seluruh calon haji kita dalam kondisi aman serta terkendali baik dari aspek kesehatan maupun kenyamanan beribadah dengan pendampingan penuh dari petugas," katanya dihubungi dari Cikarang.
Baca juga: Kakanwil: JCH asal Sulut didominasi lanjut usia
Ia mengatakan, jamaah Kabupaten Bekasi dijadwalkan berangkat menuju Makkah pada Sabtu (2/5/2026) pukul 15.00 waktu Arab Saudi. Pergerakan jamaah menuju Makkah diperkirakan tiba pukul 23.00 waktu setempat.
Menurut dia suasana di Kota Madinah masih relatif lengang mengingat jamaah Kabupaten Bekasi termasuk dalam rombongan yang diberangkatkan awal sehingga mereka dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman, termasuk saat berziarah maupun melaksanakan shalat di Masjid Nabawi.
Namun demikian, terdapat tantangan besar yang dihadapi para petugas pendamping berkaitan dengan cuaca serta mobilitas jamaah, terutama saat mendampingi calon haji lanjut usia dan mereka yang memiliki risiko gangguan kesehatan tinggi.
"Perubahan suhu yang cukup signifikan menjadi perhatian utama selama berada di tanah suci. Cuaca di Madinah sebetulnya masih dingin, tetapi mulai menuju panas dan ditambah angin yang cukup kencang," katanya.
Selain persoalan kesehatan, tantangan lain yang kini turut menjadi perhatian adalah pendampingan pembuatan aplikasi nusuk bagi jamaah. Aplikasi tersebut menjadi syarat penting untuk mengakses sejumlah layanan ibadah, termasuk masuk ke Raudhah di Masjid Nabawi.
"Jamaah calon haji tentu mendapatkan kartu Nusuk Lil Hajj untuk haji, tetapi ada kebijakan baru untuk masuk ke Raudhah harus menggunakan Nusuk Lil Raudhoh. Ini menjadi tantangan besar, khususnya bagi jamaah lansia dan yang masih kurang memahami teknologi," katanya.
Ia menjelaskan layanan nusuk digunakan untuk tiga keperluan utama yakni akses ke Raudhah, umrah dan pelaksanaan haji. Keterbatasan kuota tasreh yang diberikan pihak Masjid Nabawi kepada PPIH juga menjadi kendala karena jumlahnya tidak sebanding dengan total jamaah.
"Misalnya jamaah Kabupaten Bekasi kloter 03 KJT, hanya mendapatkan 30, lalu ditambah 36, kemudian 15 lagi. Itu sangat kurang jika dibandingkan dengan jumlah 445 orang termasuk petugas. Karena itu pendampingan kepada jamaah sangat penting," kata dia.
Baca juga: Jamaah calon haji Indonesia mulai jalani umrah wajib
Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































