Meulaboh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggelar kegiatan napak tilas dalam rangka memperingati gugurnya Pahlawan Nasional Teuku Umar Johan Pahlawan ke-127 tahun, yang dimulai dari Tugu Kupiah Meukeutop Pantai Batee Puteeh Meulaboh menuju ke Masjid Mugo, Kecamatan Panton Reue, dengan menempuh jalan kaki sejauh 54 kilometer.
“Yang menjadi harapan adalah semua peserta mengikuti napak tilas ini bukan hanya sekadar lomba. Kita berharap dalam perjalanan napak tilas, para peserta bisa merasakan bagaimana (beratnya) perjuangan Teuku Umar dan pasukannya dalam merebut kemerdekaan melawan penjajah Belanda,” kata Bupati Aceh Barat, Tarmizi, Selasa.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap napak tilas yang digelar ini, nantinya dapat menjadi hikmah bagi setiap peserta, agar dapat merasakan bagaimana beratnya pejuang Aceh memboyong jenazah Teuku Umar Johan Pahlawan setelah tertembak pasukan Belanda, guna dimakamkan di tempat yang lebih aman dan harus menempuh perjalanan yang sangat jauh dalam hutan belantara.
“Itu yang harus kita jadikan pelajaran, kita bisa menghayati dan merasakan sehingga disana ada doa kepada para syuhada dan juga pelajaran bagi kita serta mengedukasi generasi penerus untuk paham sejarah supaya semangat perjuangan itu kita teruskan di masa kini dengan cara – cara kita,” katanya.
Baca juga: Menteri Agama RI napak tilas sejarah bangsa di Banda Naira Maluku
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap kegiatan ini dapat menjadi edukasi sejarah bagi generasi muda di Aceh, agar dapat terus mencintai para pejuang dan pahlawan Teuku Umar Johan Pahlawan yang gigih berjuang dalam memperjuangkan Aceh dari tangan penjajah.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Aceh Barat, Said Azmi mengatakan kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi kalender tahunan Pemerintah Aceh, dalam meningkatkan wisata sejarah ke Kabupaten Aceh Barat, sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga jalan kaki.
Said Azmi mengatakan napak tilas yang digelar tahun ini diikuti sebanyak 330 peserta terbagi 33 kelompok, dan setiap kelompok terdiri dari 10 orang peserta yang dibagi dua kelompok, dengan menempuh perjalanan sejauh 54 kilometer dengan melintasi empat kecamatan seperti Johan Pahlawan, Meureubo, Kaway XVI serta Kecamatan Panton Reue.
Kegiatan ini berlangsung dua etape yaitu etape satu peserta harus menempuh perjalanan darat dengan berjalan kaki sejauh 29 kilometer dari Tugu Batee Puteeh Meulaboh, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat menuju ke Masjid Reudeup, Kecamatan Meureubo.
Peserta kemudian melanjutkan etape kedua dengan menempuh perjalanan sejauh 25 kilometer dari Masjid Reudeup Kecamatan Meureubo, menuju ke Masjid Mugo, Kecamatan Panton Reue, Kabupaten Aceh Barat.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga menyediakan hadiah total sebesar Rp26 juta bagi empat juara yang berhasil mencapai garis akhir, dengan kecepatan waktu tempuh. Pemerintah daerah juga menyediakan sarapan, makan siang dan makan malam serta minuman kepada seluruh peserta, kata Said Azmi.
Baca juga: Bupati Situbondo harap Napak Tilas NU jadi ruang rekonsiliasi
Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































