Pembiayaan produktif MEKAR raih tiga penghargaan internasional

14 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Perusahan fintech bidang layanan pembiayaan berbasis teknologi informasi PT Mekar Investama Teknologi (MEKAR) meraih tiga penghargaan internasional atas pengembangan model pembiayaan produktif yang mengintegrasikan pembiayaan dengan sektor pertanian, energi terbarukan, dan pangan guna mendukung pertumbuhan ekonomi riil.

Chief Executive Officer MEKAR Pandu Aditya Kristy mengatakan penghargaan tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam mengembangkan pembiayaan produktif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Penghargaan ini mencerminkan komitmen MEKAR dalam mendefinisikan kembali pembiayaan produktif melalui penciptaan dampak nyata bagi masyarakat," kata Pandu dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Sabtu.

Pada ajang FinanceAsia Awards 2026, MEKAR meraih penghargaan Winner Best Strategic Initiative Nonbank Financial Institutions (Indonesia) serta Highly Commended Biggest Sustainable Impact Nonbank Financial Institutions (Indonesia).

Pada hari yang sama, perusahaan juga memperoleh penghargaan Best Environmental, Social, and Governance (ESG) Ecosystem Platform pada ajang WRISE Volare Awards 2026.

Menurut Pandu, penghargaan tersebut mencerminkan pengembangan MEKAR Ecosystem, yakni ekosistem yang menghubungkan pembiayaan dengan sektor-sektor produktif sehingga akses modal tidak hanya menjadi sumber pendanaan, tetapi juga mendorong produktivitas usaha dan pembangunan berkelanjutan.

Berbeda dengan model pembiayaan konvensional, ekosistem tersebut mengintegrasikan pembiayaan dengan sektor pertanian, energi terbarukan, dan pangan sehingga pembiayaan tidak hanya menjadi akses terhadap modal, tetapi juga menjadi katalis bagi peningkatan produktivitas dan ketahanan usaha.

Ia menyebutkan salah satu pilar utama ekosistem tersebut adalah Multi Micro Agriculture Financing (MMAF), yakni model pembiayaan terintegrasi yang menggabungkan pembiayaan produktif dengan pendampingan agronomi, pemantauan lahan berbasis satelit, akses pasar, serta kemitraan dalam rantai nilai pertanian.

Melalui model tersebut, pembiayaan disalurkan langsung ke aktivitas produksi sehingga membantu petani meningkatkan produktivitas, mengoptimalkan pemanfaatan lahan, dan memperkuat keberlanjutan pendapatan.

Selain sektor pertanian, perseroan juga menyalurkan pembiayaan produktif kepada UMKM. Perusahaan mencatat lebih dari 80 persen penerima pembiayaan merupakan UMKM yang dijalankan oleh perempuan sebagai bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut, Pandu mengatakan perusahaan juga mendukung inisiatif waste-to-energy melalui pengolahan limbah pertanian dan limbah kayu menjadi energi terbarukan sebagai bagian dari pengembangan ekonomi sirkular.

"Kami percaya bahwa masa depan sektor keuangan tidak berhenti pada pembiayaan. Dengan menghubungkan modal ke sektor pertanian, waste-to-energy, dan berbagai sektor produktif lainnya melalui MEKAR Ecosystem, kami ingin menciptakan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujar Pandu.

Ke depan, lanjutnya, perseroan akan memperluas implementasi MMAF, memperkuat kemitraan strategis, serta memanfaatkan teknologi untuk mempercepat pengembangan keuangan berkelanjutan di Indonesia.

Pewarta: Aria Ananda
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |