Pelabuhan Sunda Kelapa optimalkan aset "idle" naikkan pendapatan

4 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Pelabuhan Sunda Kelapa berupaya mengoptimalkan aset idle atau menganggur untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas operasional dengan melakukan kerja sama pemanfaatan lahan-lahan tersebut.

“Optimalisasi aset idle ini merupakan bagian dari strategi Pelabuhan Sunda Kelapa dalam meningkatkan pendapatan serta memperkuat kontribusi terhadap perekonomian nasional,” kata General Manager Pelabuhan Sunda Kelapa, Ahmad Fahmi di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan melalui kerja sama pemanfaatan aset ini, Pelabuhan Sunda Kelapa berharap dapat meningkatkan kinerja operasional pelabuhan.

“Ini juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan,” katanya.

Saat ini ada lahan eks KSOP seluas 4.000 meter persegi dan area eks perkantoran seluas 1.200 meter persegi, dan Area dermaga Zona VIII sepanjang 200 meter yang menganggur.

Menurut Fahmi, pemanfaatan aset-aset tersebut akan difokuskan untuk mendukung berbagai kegiatan produktif. Mulai dari lahan eks KSOP akan dimanfaatkan sebagai area pergudangan dan lapangan penumpukan.

Kemudian, area eks perkantoran akan dikembangkan menjadi pusat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sementara area dermaga Zona VIII akan digunakan untuk mendukung kegiatan pelayanan penumpang relokasi dari Ancol.

“Sebagai pelabuhan tertua di Indonesia, pihaknya terus berupaya meningkatkan mengoptimalisasi aset-aset idle yang dimiliki,” kata Fahmi.

Baca juga: Pembangunan tanggul di Pelabuhan Sunda Kelapa capai target

Baca juga: KSOP Sunda Kelapa gelar sosialisasi Aplikasi Simkapel

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |