OSO ajak bangsa perkuat solidaritas pascabencana di Sumatera

2 hours ago 3
"Kepada semua pemimpin di tiga provinsi, saya minta bahwa mereka bersabar dan terus memperjuangkan bagaimana menyelamatkan dan bagaimana membantu musibah tersebut,"

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta Odang (OSO) mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat solidaritas serta mendukung dan mengawal proses pemulihan pascabencana yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

OSO juga mendoakan agar para pemimpin daerah diberikan kekuatan untuk terus membantu warga terdampak dengan mengedepankan semangat gotong royong dan ketulusan.

"Kepada semua pemimpin di tiga provinsi, saya minta bahwa mereka bersabar dan terus memperjuangkan bagaimana menyelamatkan dan bagaimana membantu musibah tersebut," kata OSO di Jakarta, Kamis

Ia optimistis, dengan kerja sama semua pihak, penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, OSO juga menyampaikan duka cita mendalam kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Politisi senior itu berharap proses pemulihan dapat berjalan dengan optimal dan berkelanjutan, seraya menekankan pentingnya distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak.

"Semoga seluruh bantuan yang dibutuhkan dapat tersalurkan dengan baik dan benar, sehingga mampu meringankan beban masyarakat," ujarnya.Dalam kesempatan itu

Lebih lanjut, OSO mengajak agar momentum pergantian diisi dengan refleksi dan perbaikan menyeluruh atas berbagai peristiwa yang terjadi sebelumnya.

"Harapan kita, di tahun 2026 ini, kita benar-benar semua dapat mengartikan kejadian-kejadian tahun 2025 sebagai tanda-tanda yang harus kita lakukan perbaikan-perbaikan di 2026 ini," ujarnya.

Menutup pernyataannya, OSO menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh bangsa Indonesia, di mana pun,” tutur OSO.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |