Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Federasi Olahraga Domino Nasional (Orado) Yooky Tjahrial menegaskan komitmennya untuk membawa domino menjadi cabang olahraga prestasi yang terstruktur, profesional, dan terbebas dari stigma negatif yang selama ini melekat di masyarakat.
Yooky mengatakan di Jakarta, Rabu, domino kerap dikaitkan dengan praktik perjudian, padahal hal tersebut tidak menjadi bagian dari sistem yang dibangun Orado.
“Yang pasti kita Orado enggak melakukan judi,” kata Yooky usai acara Pelantikan Pengurus Provinsi dan Deklarasi Nasional Orado di Jakarta, Rabu.
Ia menjelaskan, pertandingan domino yang berada di bawah naungan Orado diselenggarakan sebagaimana olahraga pada umumnya.
Yooky menegaskan, fokus utama Orado bukan sekadar menghapus stigma negatif, melainkan meningkatkan posisi domino sebagai olahraga yang dihargai. “Yang paling penting bukan menghapus stigma itu saja. Yang paling penting adalah kita membuat domino ini naik kelas,” katanya.
Baca juga: Orado siapkan Kejurnas hingga pembinaan atlet tahun ini
Menurut dia, domino merupakan permainan yang sangat populer dan digemari di berbagai daerah di Indonesia, namun belum mendapat tempat yang layak sebagai olahraga karena anggapan miring dari sebagian kalangan masyarakat yang melekat pada permainan yang juga sering disebut gaple.
Karena itu, Orado berupaya membangun sistem kompetisi, regulasi, dan pembinaan yang lebih baik agar domino memiliki citra positif. “Nah ini kita akan coba membuat ini jadi lebih baik,” katanya.
Yooky juga menegaskan bahwa domino bukan sekadar permainan untung-untungan, melainkan membutuhkan kemampuan berpikir.
Untuk memperluas pemahaman publik, Orado juga menyiapkan program sosialisasi secara masif mengenai pengenalan domino sebagai cabang olahraga. Ia menambahkan, sosialisasi akan dilakukan secara bertahap melalui berbagai kanal.
Orado berharap, melalui langkah tersebut, domino dapat diterima luas sebagai cabang olahraga resmi yang memiliki nilai prestasi dan kebanggaan nasional.
Baca juga: Menpora dorong domino jadi motor baru industri olahraga nasional
Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































