Jakarta (ANTARA) - Ombudsman RI mencatat tren laporan masyarakat ke Ombudsman RI pada sektor investasi dan hilirisasi menunjukkan penurunan dalam beberapa tahun terakhir.
Saat mengunjungi Wakil Menteri Kementerian Investasi dan Hilirisasi di Jakarta, Kamis (18/6), anggota Ombudsman RI Abdul Ghoffar menyampaikan sejak tahun 2025, tren mengalami penurunan dengan jumlah 183 laporan.
"Hingga pertengahan 2026, jumlahnya sebanyak 90 laporan. Kami harapkan tidak bertambah," ujar Ghoffar, seperti dikutip dari keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan percepatan penyelesaian laporan dilakukan melalui optimalisasi koordinasi antar-instansi dengan penunjukan narahubung yang aktif dan responsif.
Ghoffar berharap dalam pertemuan tersebut, narahubung dapat ditunjuk langsung agar koordinasi langsung dapat berjalan.
Ia juga menyampaikan adanya penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh Ombudsman.
Dalam penilaian tersebut, Kementerian Investasi dan Hilirisasi sudah mengantongi nilai kualitas pelayanan baik.
"Apabila Kementerian Investasi dan Hilirisasi ingin meningkatkan nilai kualitas pelayanan menjadi sangat baik, dapat mengacu pada ketentuan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik," katanya.
Ombudsman akan menjalin sinergi dengan pencegahan malaadministrasi melalui kajian pelayanan publik di sektor investasi dan hilirisasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Peningkatan SDM dapat dilakukan dengan seminar, pelatihan, dan diskusi terfokus.
Menurutnya, pertukaran pengetahuan tersebut diperlukan agar dapat saling memahami alur kerja masing-masing.
Menanggapi hal itu, Wamen Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu mengatakan hampir semua program kerja Kementerian Investasi dan Hilirisasi berkaitan dengan pelayanan.
Dengan begitu, apabila tidak dilaksanakan dengan baik, kata dia, maka akan menjadi masalah karena menurutnya investasi berkontribusi sebesar 30 persen pada pertumbuhan ekonomi.
Ia berharap bisa terus dibimbing oleh Ombudsman terkait peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
"Kami yakin apabila bila bekerja dengan benar, pelayanan baik dan pengaduan bisa diselesaikan maka target yang diberikan pada Kementerian Investasi akan tercapai," tutur Todotua.
Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































