Jakarta (ANTARA) - Lionel Messi buka suara soal rencana hidupnya setelah pensiun dari dunia sepak bola profesional, dengan megabintang asal Argentina itu memastikan lebih memilih untuk berperan di balik layar sebagai pemilik klub atau direktur olahraga dibandingkan menjadi pelatih.
“Saya tidak membayangkan jadi pelatih. Saya lebih tertarik jadi direktur olahraga sebuah klub, atau bila bisa memilih, saya maunya jadi pemilik klub,” ujar Messi, dikutip dari Tribuna pada Rabu (7/1).
Pemain berusia 38 tahun tersebut saat ini masih terikat kontrak bersama Inter Miami hingga akhir 2028 dan kemungkinan besar akan tampil bersama Timnas Argentina di Piala Dunia 2026.
Meski kondisi fisiknya masih prima dan terus menjadi andalan baik di level klub maupun Argentina, Messi mengaku sudah memikirkan langkah jangka panjang setelah pensiun.
Messi menilai memiliki klub sendiri akan memberinya ruang lebih besar untuk berkontribusi pada perkembangan sepak bola, khususnya dalam pembinaan pemain muda.
“Saya mau punya klub sendiri, mengembangkannya, dan membuka kesempatan bagi setiap anak-anak untuk jadi pemain bola,” katanya.
Nama Messi sebelumnya sempat dikaitkan dengan kepemilikan saham Inter Miami. Selain itu, sejumlah media Argentina juga menyebut adanya peluang La Pulga membeli Newell’s Old Boys, klub masa kecilnya di Rosario.
Tak hanya itu, Barcelona juga disebut-sebut berpotensi kembali menjadi bagian dari perjalanan Messi. Namun, kali ini, bukan sebagai pemain, melainkan sebagai petinggi atau pengambil kebijakan di dalam klub.
Apa pun pilihannya kelak, Messi diyakini tidak akan pernah benar-benar jauh dari sepak bola. Dunia yang telah membesarkan namanya itu tampaknya akan tetap menjadi bagian penting dalam hidupnya, bahkan setelah karier bermainnya berakhir.
Baca juga: Inter Miami juara MLS Cup, penantian Messi berakhir
Baca juga: Messi berharap bisa tampil di Piala Dunia 2026 bersama Argentina
Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































