Menteri Myanmar dorong penguatan kerja sama wisata salju Heilongjiang

6 hours ago 3

Harbin (ANTARA) - "Wisata es dan salju di Heilongjiang sangat khas, dan saya yakin semakin banyak warga Myanmar yang akan jatuh cinta dengan tempat ini," ungkap U Maung Myint, menteri perhotelan, pariwisata, dan kebudayaan Republik Persatuan Myanmar, usai mengunjungi Paviliun Es dan Salju Impian (Dream Ice and Snow Pavilion) di Harbin Ice-Snow World baru-baru ini.

Menteri tersebut diundang sebagai tamu istimewa dalam Konferensi Pengembangan Industri Pariwisata kedelapan Provinsi Heilongjiang di China timur laut.

Di Paviliun Es dan Salju Impian di Harbin, ibu kota provinsi tersebut, patung-patung es, pemandangan salju dalam ruangan, serta fasilitas hiburan bertema es dan salju memikat perhatian sang menteri untuk beberapa kali berhenti untuk menikmati berbagai atraksi.

"Asia Tenggara saat ini masih belum memiliki venue wisata es dan salju dalam ruangan yang serupa. Setelah kembali ke Myanmar, saya akan secara aktif merekomendasikan Paviliun Es dan Salju Impian di Harbin kepada masyarakat setempat, agar lebih banyak warga Myanmar yang dapat mengenal proyek-proyek wisata es dan salju dalam ruangan khas Heilongjiang," paparnya.

Dia menambahkan bahwa proyek-proyek semacam itu akan membantu mengubah wisata es dan salju dari sekadar atraksi musiman menjadi objek wisata sepanjang tahun, sekaligus menginspirasi negara-negara Asia Tenggara untuk mengembangkan produk pariwisata khas mereka sendiri.

Dalam konferensi pariwisata tersebut, U Maung Myint mengatakan dirinya telah merasakan langsung rute-rute pariwisata khas Heilongjiang.

Dia meyakini para wisatawan Myanmar akan menunjukkan minat yang besar terhadap objek wisata seperti Harbin Ice-Snow World dan Danau Xingkai di Kota Jixi, yang menjadi tuan rumah konferensi pariwisata provinsi tersebut dari 8 hingga 9 Juli.

Dia juga menyarankan pengembangan lebih lanjut untuk rute-rute pariwisata yang menghubungkan Danau Xingkai dengan Timur Jauh Rusia guna menawarkan produk-produk pariwisata lintas perbatasan yang memiliki ciri khas regional.

U Maung Myint meyakini reputasi Harbin sebagai "kota musik" juga merupakan aset pariwisata budaya yang menarik, dan menambahkan bahwa pesona budaya kota tersebut layak untuk dirasakan secara langsung oleh para wisatawan Myanmar.

Berbicara mengenai kerja sama pariwisata antara China dan Myanmar, menteri Myanmar tersebut mengatakan bahwa sumber daya pariwisata Myanmar dan Heilongjiang sangat saling melengkapi, dengan satu sisi dikenal karena iklim tropisnya dan sisi lainnya karena atraksi wilayah dinginnya.

Kedua belah pihak dapat melakukan kerja sama yang lebih terarah dalam mempromosikan wisata es dan salju, memfasilitasi pertukaran wisatawan antarnegara, serta mengembangkan produk-produk pariwisata yang dapat dinikmati sepanjang tahun.

Ke depannya, Myanmar berharap dapat membahas konsep "dua negara, satu destinasi" di bawah kerangka kerja Subkawasan Mekong Raya (Greater Mekong Subregion), yang menggagas kerja sama beberapa negara di kawasan tersebut untuk mengembangkan rute pariwisata bersama.

"Kami menantikan penguatan kerja sama lebih lanjut antara Myanmar dan Heilongjiang, dan kami juga berharap dapat membantu Heilongjiang memperluas pasar pariwisatanya di negara-negara Asia Tenggara," ujarnya.

Penerjemah: Xinhua
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |