Dubes pastikan Saudi aman bagi jamaah di tengah eskalasi AS-Iran

4 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah Al Amoudi menegaskan bahwa Arab Saudi tetap aman bagi masyarakat Indonesia yang akan menunaikan ibadah umrah maupun haji di tengah eskalasi terbaru Amerika Serikat dan Iran.

Ditemui di kediamannya di Jakarta, Senin malam, Dubes Al Amoudi mengatakan kondisi keamanan di Arab Saudi tetap terjaga dan tidak perlu dikhawatirkan oleh calon jamaah dari Indonesia.

“Alhamdulillah, Arab Saudi stabil, baik di masa lalu, saat ini, maupun di masa mendatang. Seratus persen aman, baik bagi warga negara Saudi, penduduk yang tinggal di Saudi, maupun para pengunjung,” katanya.

Menjawab pertanyaan mengenai kekhawatiran masyarakat Indonesia yang ingin menunaikan ibadah haji atau umrah, Dubes Al Amoudi itu menegaskan tidak ada alasan bagi calon jamaah untuk merasa khawatir.

“Mereka tidak perlu khawatir. Alhamdulillah, Arab Saudi sangat aman,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan konektivitas udara antara Indonesia dan Arab Saudi tetap berjalan normal. Menurutnya, setiap hari terdapat lima penerbangan langsung yang dioperasikan maskapai Saudia dari Indonesia ke Arab Saudi, di samping penerbangan maskapai lain yang melayani rute menuju Jeddah melalui transit.

“Semuanya berjalan dengan baik di Arab Saudi,” katanya.

Dubes itu menambahkan hubungan Indonesia dan Arab Saudi saat ini telah berkembang menjadi kemitraan strategis di berbagai sektor, termasuk transportasi dan logistik.

Dirinya menilai kedua negara memiliki komitmen untuk terus meningkatkan hubungan bilateral menjadi lebih tinggi melalui berbagai bentuk kerja sama.

Adapun ketegangan di kawasan meningkat dalam beberapa hari terakhir seiring saling balas serangan antara pasukan Amerika Serikat dan Iran.

Pada Minggu, Iran menyatakan telah melancarkan serangan terhadap pangkalan-pangkalan militer AS di Kuwait, Bahrain, Qatar, Yordania, dan Oman sebagai balasan atas serangan AS terhadap sejumlah target di Iran.

Sementara itu, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan bahwa serangan terbaru tersebut bertujuan untuk semakin melemahkan apa yang mereka gambarkan sebagai kemampuan Iran dalam menyerang pelaut sipil dan kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Baca juga: Parlemen Arab kecam penargetan kapal Saudi, Qatar oleh iran

Baca juga: AS bakal alihkan pasukan dari Arab Saudi ke Israel dan Yordania

Baca juga: Putra Mahkota Arab Saudi-Presiden Prancis bahas perkembangan regional

Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |