Tangerang (ANTARA) - Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Tangerang, Banten masih dalam proses penyelesaian dan melengkapi berkas administrasi
"Untuk pembangunan SR di Kota Tangerang masih perencanaan, kita masih tuntaskan surat menyuratnya dulu dan administrasi," kata Mensos dalam acara peningkatan kapasitas serta pendampingan bagi tenaga pengelola perpustakaan Sekolah Rakyat di Serpong Tangerang, Rabu.
Ia menuturkan Sekolah Rakyat di Kota Tangerang dibangun permanen sesuai perencanaan nasional yang ditentukan. Karena lahan yang dibangun milik Kementerian Hukum maka semuanya sedang kelengkapan berkas.
"Itu akan jadi sekolah permanen, kita tunggu saja berkasnya cepat selesai," ujarnya.
Untuk pembangunan, lanjut Mensos, nantinya dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) selaku pihak ahli yang sesuai dengan bidangnya.
"Untuk pembangunan nanti dilakukan sepenuhnya oleh Kementerian PU. Kemensos hanya memastikan proses administrasinya saja," kata dia.
Baca juga: Mensos: Perpustakaan di Sekolah Rakyat bisa diakses 24 Jam
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Yeti Rohaeti mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat di aset Kemenkum seluas 6,3 hektare (samping Balekota Mall).
Yeti menuturkan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program strategis nasional untuk memutus rantai kemiskinan lewat pendidikan.
Maka itu berbagai persiapan pun telah dilakukan diantaranya persyaratan administrasi seperti penyelesaian sertifikasi aset, perizinan bahkan AMDAL yang segera ditindaklanjuti pada anggaran perubahan tahun ini.
”Kami langsung bergerak cepat menindaklanjuti rencana pembangunan Sekolah Rakyat ini. Setelah melakukan koordinasi bersama pemerintah pusat kemarin," ujarnya.
Baca juga: Wamendagri dorong kab/kota di Kalsel percepat usulan Sekolah Rakyat
Pewarta: Achmad Irfan
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































