Menkeu Purbaya sebut pegawai Kemenkeu ikut awasi program MBG di daerah

1 hour ago 3

Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan para pegawai Kemenkeu akan ikut mengawasi program makan bergizi gratis (MBG) untuk memastikan program berjalan secara efisien.

"Sekarang untuk memastikan program itu menjadi efisien Kementerian Keuangan juga ikut mengawasi. Jadi pegawai-pegawai kami di daerah mengawasi masing-masing SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) secara bergilir. Jadi saya harapkan nanti kita bisa perbaiki terus skenarionya ke depan untuk MBG," kata Menteri Purbaya di Jakarta, Kamis.

Menkeu Purbaya mengatakan bahwa program MBG yang anggarannya semula mencapai Rp300 triliun per tahun terus berkurang, yaitu sempat Rp260 triliun, kemudian turun lagi menjadi Rp240 triliun.

Ke depannya, kata dia, akan terus dilakukan efisiensi dan diharapkan dapat di bawah Rp200 triliun per tahun, dan kondisi ini juga sudah didiskusikan dengan Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono.

Baca juga: Komisi IX DPR RI minta BGN konsisten tetapkan target penerima MBG

"Saya sudah bicara dengan Kepala BGN yang baru, sepertinya bisa dibuat lebih efisien lagi di bawah Rp200 triliun," ujarnya.

Sebelumnya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memastikan terus mengawasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari perbaikan tata kelola perbaikan program prioritas peningkatan gizi nasional tersebut.

Ia memastikan anggaran tahun 2027 dapat mencapai target pemenuhan gizi nasional untuk menjangkau 72,4 juta penerima manfaat yang terdiri dari anak usia Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga SMA serta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B).

Berdasarkan surat bersama pagu indikatif Menteri Keuangan nomor S-228/MK.03/2026 dan Menteri PPN/Kepala Bappenas nomor B-385/D.9/PP.04.03/05/2026 tanggal 7 Mei 2026, total anggaran tahun 2027 untuk BGN sebesar Rp240,2 triliun.

Baca juga: BGN serahkan penindakan dugaan pidana kasus MBG ke penegak hukum

"Anggaran tersebut terdiri dari program pemenuhan gizi nasional Rp232,8 triliun (96,95 persen) dan dukungan manajemen Rp7,32 triliun (3,05 persen). Kami terus berusaha untuk terus bekerja dengan tim, dengan dukungan moral Komisi IX kami akan terus memperbaiki tata kelola Program MBG ini guna mencapai target pemenuhan gizi nasional," paparnya.

Sudaryono menjelaskan, anggaran tahun 2027 BGN per program sesuai Surat Bersama Pagu Anggaran (SPBA) untuk penyediaan dan penyaluran MBG untuk anak sekolah sebesar Rp198,9 miliar, sedangkan untuk sasaran 3B yakni Rp33,5 triliun.

Sementara itu, target penerima manfaat bagi anak sekolah usia PAUD hingga SMA di tahun 2027 sebanyak 60,5 juta, sedangkan untuk sasaran 3B sebanyak 11,8 juta.

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |