Menhaj: Persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 masih normal & aman

6 hours ago 1
Kami selalu koordinasi, komunikasi dengan Pemerintah Saudi. Kami koordinasi Kementerian Luar Negeri kita, KBRI di Saudi, juga dengan panitia haji kita di sana

Majalengka (ANTARA) - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf memastikan persiapan penyelenggaraan ibadah haji pada 2026 tetap berjalan normal dan aman di tengah dinamika yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Ia mengatakan pemerintah terus melakukan koordinasi intensif dengan otoritas Arab Saudi, serta perwakilan Indonesia guna menjamin keselamatan jamaah calon haji.

“Kami selalu koordinasi, komunikasi dengan Pemerintah Saudi. Kami koordinasi Kementerian Luar Negeri kita, KBRI di Saudi, juga dengan panitia haji kita di sana,” kata Menhaj Irfan di Pondok Pesantren Al-Mizan Majalengka, Jawa Barat, Senin.

Baca juga: Tiga skenario penyelenggaraan ibadah haji di tengah eskalasi perang

Menurut dia, hingga saat ini seluruh pihak terkait masih memberikan lampu hijau terhadap pelaksanaan ibadah haji tahun ini. “Sampai hari ini semuanya masih memberikan lampu hijau sehingga persiapan tetap jalan seperti biasa,” ujar Menhaj Irfan.

Ia memastikan aspek keselamatan jamaah calon haji tetap menjadi prioritas utama, karena untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah skenario mitigasi secara berlapis.

“Kemudian kita menyiapkan beberapa plan, plan A, plan B, plan C. Tentu sudah kita koordinasikan dengan teman-teman dari Komisi VIII DPR RI. Mudah-mudahan semuanya bisa berjalan dengan lancar,” tutur Menhaj Irfan.

Baca juga: Timteng memanas, Wamenhaj: Penyelenggaraan haji masih sesuai rencana

Selain itu ia mengatakan seluruh kebutuhan layanan jamaah calon haji seperti konsumsi, akomodasi hotel, hingga transportasi lokal di Arab Saudi, telah dipersiapkan secara menyeluruh.

“Semuanya sudah selesai. Katering siap, hotel siap, transportasi lokal di sana siap. Semuanya sudah siap,” kata Menhaj Irfan.

Terkait kuota, ia menyampaikan tidak ada penambahan jamaah calon haji pada tahun ini, sehingga jumlahnya tetap sekitar 221 ribu orang. “Tidak ada tambahan kuota. Tetap 221 ribu orang,” ujarnya.

Baca juga: Pimpinan MPR ingatkan pemerintah tak buru-buru batalkan haji 2026

Pewarta: Fathnur Rohman
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |