Mengintip tempat penyamakan kulit tradisional di Maroko

6 hours ago 1
  • Senin, 6 April 2026 14:16 WIB

Karyawan bekerja di penyamakan kulit di Fes, Maroko, Minggu (5/4/2026). Penduduk Kota Fes masih memproses kulit mentah secara manual, dengan bahan-bahan alami yang digunakan pada tahap pelunakan dan pewarna alami untuk pewarnaan, di mana prosesnya memakan waktu berminggu-minggu dan dilakukan tanpa menggunakan mesin modern apa pun. ANTARA FOTO/XinHua/Aissa/wsj.

Karyawan bekerja di penyamakan kulit di Fes, Maroko, Minggu (5/4/2026). Penduduk Kota Fes masih memproses kulit mentah secara manual, dengan bahan-bahan alami yang digunakan pada tahap pelunakan dan pewarna alami untuk pewarnaan, di mana prosesnya memakan waktu berminggu-minggu dan dilakukan tanpa menggunakan mesin modern apa pun. ANTARA FOTO/XinHua/Aissa/wsj.

Karyawan bekerja di penyamakan kulit di Fes, Maroko, Minggu (5/4/2026). Penduduk Kota Fes masih memproses kulit mentah secara manual, dengan bahan-bahan alami yang digunakan pada tahap pelunakan dan pewarna alami untuk pewarnaan, di mana prosesnya memakan waktu berminggu-minggu dan dilakukan tanpa menggunakan mesin modern apa pun. ANTARA FOTO/XinHua/Aissa/wsj.

Karyawan bekerja di penyamakan kulit di Fes, Maroko, Minggu (5/4/2026). Penduduk Kota Fes masih memproses kulit mentah secara manual, dengan bahan-bahan alami yang digunakan pada tahap pelunakan dan pewarna alami untuk pewarnaan, di mana prosesnya memakan waktu berminggu-minggu dan dilakukan tanpa menggunakan mesin modern apa pun. ANTARA FOTO/XinHua/Aissa/wsj.

Suasana tempat penyamakan kulit di Fes, Maroko, Minggu (5/4/2026). Penduduk Kota Fes masih memproses kulit mentah secara manual, dengan bahan-bahan alami yang digunakan pada tahap pelunakan dan pewarna alami untuk pewarnaan, di mana prosesnya memakan waktu berminggu-minggu dan dilakukan tanpa menggunakan mesin modern apa pun. ANTARA FOTO/XinHua/Aissa/wsj.

Suasana tempat penyamakan kulit di Fes, Maroko, Minggu (5/4/2026). Penduduk Kota Fes masih memproses kulit mentah secara manual, dengan bahan-bahan alami yang digunakan pada tahap pelunakan dan pewarna alami untuk pewarnaan, di mana prosesnya memakan waktu berminggu-minggu dan dilakukan tanpa menggunakan mesin modern apa pun. ANTARA FOTO/XinHua/Aissa/wsj.

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |