Jakarta (ANTARA) - Microsoft menyatakan bahwa layanan kecerdasan buatan (AI) Copilot hanya ditujukan untuk tujuan hiburan dalam ketentuan penggunaannya.
Dilansir dari Tech Crunch pada Senin, hal ini menjadi sorotan di tengah upaya perusahaan mendorong adopsi Copilot untuk kebutuhan produktivitas.
Dalam dokumen ketentuan penggunaan yang terakhir diperbarui pada 24 Oktober 2025, Microsoft memperingatkan bahwa Copilot dapat melakukan kesalahan dan mungkin tidak selalu berfungsi sesuai harapan.
Microsoft juga mengimbau pengguna untuk tidak mengandalkan layanan tersebut dalam memberikan saran soal hal-hal krusial.
“Copilot hanya ditujukan untuk tujuan hiburan. Layanan ini dapat melakukan kesalahan dan mungkin tidak selalu berfungsi sebagaimana mestinya. Jangan mengandalkan Copilot untuk mendapatkan saran penting. Gunakan Copilot dengan risiko Anda sendiri,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
Baca juga: Konsol Xbox Project Helix akan dikenalkan ke pengembang gim pada 2027
Di sisi lain, pernyataan semacam ini bukan hanya disampaikan oleh Microsoft. Sejumlah perusahaan AI lain seperti OpenAI dan xAI juga mengingatkan pengguna agar tidak sepenuhnya menganggap jawaban yang dihasilkan AI sebagai kebenaran atau satu-satunya sumber informasi faktual.
Pernyataan tersebut menuai publik, terutama karena Microsoft saat ini mendorong pelanggan dari kalangan korporasi untuk menggunakan Copilot sebagai alat bantu kerja berbasis AI.
Menanggapi hal itu, juru bicara Microsoft menyebutkan bahwa frasa “untuk tujuan hiburan” merupakan bahasa lama yang tidak lagi mencerminkan fungsi Copilot saat ini. Perusahaan akan memperbarui istilah tersebut dalam pembaruan berikutnya.
"Seiring perkembangan produk, istilah tersebut sudah tidak lagi mencerminkan cara Copilot digunakan saat ini dan akan diubah pada pembaruan berikutnya," kata juru bicara Microsoft.
Baca juga: Pimpinan divisi gim Microsoft janji hindari penggunaan konten AI
Baca juga: Microsoft tarik chatbot AI Copilot dari WhatsApp pada 15 Januari 2026
Baca juga: Microsoft Elevate kembali hadir, siap cetak 500.000 talenta AI
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































