Menelusuri Jejak digital dan modernitas di Kota Hangzhou

3 hours ago 3
Efisiensi birokrasi di Hangzhou menjadi salah satu parameter utama bagi kemajuan kota industri ini

Hangzhou, Zhejiang (ANTARA) - Sore itu, udara kota Hangzhou menyambut rombongan pengulas otomotif dan jurnalis asal Indonesia, termasuk ANTARA, dengan hembusan yang lebih lembap dibandingkan dengan cuaca di Beijing yang dingin dan kering.

Setelah melakukan perjalanan singkat di Beijing, rombongan diundang ke Hanzhou untuk mengunjungi Kantor Pusat Leapmotor, pabrikan otomotif asal China yang produksinya akan segera masuk ke Indonesia pertengahan tahun ini.

Kota Hangzhou (dibaca Hang-cou) terletak di wilayah tenggara China dan menjadi ibu kota dari Provinsi Zhejiang yang makmur.

Hangzhou memiliki sejarah panjang sebagai salah satu pusat kebangkitan teknologi di negeri tirai bambu.

Dahulu kala kota itu menjadi titik ujung dari Kanal Besar yang menghubungkan wilayah utara dan selatan China.

Kebangkitan teknologi turut mengubah banyak persepsi masyarakat setempat dalam melakukan perjalanan.

Menurut pemandu tur rombongan, dulu warga lokal Hangzhou menggunakan istilah "bus nomor 11" untuk menjelaskan aktivitas berjalan kaki menuju suatu lokasi tujuan.

​Angka 11 pada istilah tersebut merujuk pada bentuk sepasang kaki manusia saat sedang melangkah secara fisik di jalanan.

​Saat ini Hangzhou memiliki empat stasiun kereta api besar dan satu Bandara Internasional Hangzhou Xiaoshan guna mendukung konektivitas penduduk antarwilayah di China.

Stasiun Hangzhou Dong (Hangzhou Timur) menjadi hub kereta terbesar dengan layanan penghubung menuju wilayah Shanghai.

​Perjalanan kereta menuju Shanghai tersedia setiap 15 menit dengan durasi perjalanan sekitar satu jam dari stasiun ini.

Stasiun Hangzhouxi (Hangzhou Barat) menjadi penghubung rute antara Kota Beijing menuju Stasiun Danau Qiandao.

​Wilayah Barat Hangzhou kini menjadi kawasan modern dengan nama administratif resmi yaitu Distrik Yuhang.

​Distrik Yuhang merupakan lokasi kantor pusat bagi Alibaba sebagai salah satu perusahaan digital raksasa di dunia.

​Jack Ma merupakan pengusaha asli kelahiran Hangzhou yang membangun ekosistem bisnis digital tersebut di tempat asalnya.

Garis langit kota ini didominasi oleh arsitektur modern yang menggunakan material kaca serta baja tahan karat.

Infrastruktur jalan raya di Hangzhou memiliki kualitas aspal yang sangat mulus tanpa ada lubang sedikit pun.

Sistem transportasi lokal terlihat sangat terintegrasi melalui jalur metro (kereta bawah tanah) dan bus bertenaga listrik.

Budaya transaksi nirkabel

Editor: Sapto Heru Purnomojoyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |