Menekraf percepat pengembangan talenta kreatif dengan universitas

1 month ago 7

Jakarta (ANTARA) - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menjajaki peluang kolaborasi dengan Universitas Sahid untuk mempercepat lahirnya talenta kreatif melalui inkubasi startup, dan penguatan riset industri yang menjadi bagian dari implementasi konkret Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026-2045 dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif nasional.

“Saya melihat kompetensi yang dimiliki Universitas Sahid selaras dengan berbagai subsektor ekonomi kreatif. Keselarasan tersebut menjadi modal yang baik untuk mengembangkan kolaborasi dalam penguatan talenta, riset, dan inovasi ekonomi kreatif,” kata Riefky dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Dalam pertemuan tersebut, Universitas Sahid menyampaikan enam usulan program kolaborasi strategis yaitu Creative Hub Kampus dan Beasiswa Konten Kreator, Desa Kreatif melalui riset dan pengabdian kepada masyarakat, Kolaborasi Heksaheliks Tingkat Kampus, Inkubasi dan Akselerasi Startup Kreatif, rekognisi pembelajaran bagi pelaku ekonomi kreatif melalui konversi SKS, serta sosialisasi Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi kreator konten.

Selain itu, kedua pihak juga membahas peluang kerja sama dalam penyelenggaraan pelatihan, seminar, workshop, kompetisi, pendampingan UMKM, dan pengembangan riset sebagai penguatan ekosistem ekonomi kreatif.

Baca juga: Menekraf: Rindekraf strategi perkuat talenta dan daya saing industri

Baca juga: Celios: Penguatan talenta pekerja dorong daya saing industri kreatif

Menanggapi usulan tersebut, Menteri Ekraf menyampaikan bahwa sejumlah program yang diajukan telah sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Ekraf, khususnya pengembangan Desa Kreatif, Creative Hub, dan talenta ekonomi kreatif.

Rektor Universitas Sahid, Giyatmi, menyampaikan kesiapan kampus untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif melalui kapasitas akademik yang dimiliki.

“Kami berharap ada banyak hal yang dapat dikolaborasikan sesuai kapasitas Universitas Sahid. Apapun yang memiliki irisan dengan ekonomi kreatif, kami siap berkontribusi melalui pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia serta kemajuan bangsa dan negara,” ujar Giyatmi.

Melalui audiensi ini, Kementerian Ekraf dan Universitas Sahid berkomitmen menindaklanjuti pembahasan teknis guna memperkuat pengembangan talenta, riset, inovasi, dan kewirausahaan sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Kemenekraf juga akan membahas secara teknis perlu agar sejumlah program prioritas dapat ditindaklanjuti, termasuk kolaborasi bersama asosiasi kreator konten, pengembangan inkubasi startup kreatif, serta sosialisasi NIB bagi kreator konten.

Baca juga: Menekraf perluas pengembangan talenta kreatif dari warga binaan

Baca juga: Kementerian Ekonomi Kreatif dukung pembinaan talenta pengisi suara

Baca juga: Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sebut kreativitas sebagai aset kaum muda

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |