Mendikdasmen: Terima kasih telah bersihkan sekolah terdampak bencana

1 day ago 4
Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Aceh, pemerintah daerah, TNI, Polri, guru, dan relawan, serta semua pihak, yang telah bersama-sama membersihkan sekolah

Kuala Simpang (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu'ti menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersama-sama bergotong royong membersihkan sekolah terdampak bencana sehingga sekolah hari pertama tahun 2026 berjalan lancar.

"Alhamdulillah sekolah hari pertama tahun 2026 di daerah terdampak bencana terlaksana seiring keikutsertaan semua pihak dalam membersihkan fasilitas pendidikan, terutama di Aceh Tamiang," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti di Aceh Tamiang, Senin.

Usai menjadi pembina upacara pada hari pertama masuk sekolah di daerah bencana yakni SMAN 4 Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Mendikdasmen menjelaskan dengan semangat gotong royong dari semua pihak sekolah terdampak bencana dapat melaksanakan kegiatan belajar pada hari pertama.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Aceh, pemerintah daerah, TNI, Polri, guru, dan relawan, serta semua pihak, yang telah bersama-sama membersihkan sekolah," ucap Mendikdasmen.

Baca juga: Mendikdasmen semangati siswa hari pertama sekolah di Aceh Tamiang

Pihaknya juga salut dan bangga kepada seluruh guru di Aceh, khususnya di daerah terdampak bencana, hari ini hadir untuk membersamai siswa-siswi dalam mengapai harapan.

"Saya berharap semangat ini dapat terus di jaga sehingga pembelajaran dapat berjalan maksimal. Saya lihat tadi para guru juga sudah memberikan pembelajaran dan berdialog dengan siswa," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh Murthalamuddin mengatakan saat ini proses belajar mengajar di Aceh pada hari pertama telah mencapai 90 persen.

Baca juga: 80 siswa SMA Padang belajar di tenda darurat pasca-banjir bandang

"Kami juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, termasuk ASN Pemerintah Aceh, yang telah berjibaku untuk membersihkan lumpur di fasilitas pendidikan sehingga pembelajaran dapat terlaksana," katanya.

Untuk Aceh Tamiang khususnya, pihaknya akan bekerja maksimal membersihkan sekolah-sekolah yang masih berlumpur sehingga kegiatan pembelajaran berjalan maksimal.

Data Kemendikdasmen menyebutkan banjir dan longsor melanda Aceh berdampak pada 2.756 sekolah/satuan pendidikan yang tersebar di seluruh kabupaten/kota terkena bencana.

Baca juga: Mendikdasmen: 18 sekolah di Aceh belajar di tenda

Pewarta: M Ifdhal
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |