Mantan pemain Liverpool dan AC Milan Divock Origi umumkan pensiun

2 weeks ago 8

Jakarta (ANTARA) - Mantan penyerang Liverpool dan AC Milan, Divock Origi, resmi mengumumkan pensiun dari dunia sepak bola profesional pada usia 31 tahun, yang disampaikan pemain tersebut melalui akun media sosial pribadinya.

Dia juga menulis sebuah artikel di The Players' Tribune yang menjelaskan bahwa semua tujuannya di dunia sepak bola telah tercapai sehingga memutuskan untuk gantung sepatu.

"Tujuan saya di dunia sepak bola telah terpenuhi. Saya telah menjalani mimpi masa kecil saya, bermain di panggung terbesar, dan memenangkan trofi-trofi terbesar. Saya bersyukur kepada Tuhan atas semua itu," tulis Origi.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan di sepanjang karirnya.

"Untuk semua penggemar, klub, rekan setim, dan keluarga saya, semua ini akan selalu menjadi milik kita bersama. Terima kasih. Misi saya telah selesai. Kini saya melangkah menuju panggilan hidup berikutnya."

Baca juga: Tottenham datangkan Andy Robertson

Origi mengakhiri karir profesionalnya setelah mencatatkan 358 penampilan dan 67 gol di level senior. Sepanjang karirnya, dia pernah memperkuat sejumlah klub Eropa, termasuk Lille, Liverpool, Wolfsburg, AC Milan, dan Nottingham Forest.

Di level internasional, Origi membela timnas Belgia sebanyak 32 kali dan menyumbangkan tiga gol untuk negaranya.

Pemain kelahiran Ostend itu berstatus tanpa klub sejak Desember tahun lalu setelah mencapai kesepakatan dengan AC Milan untuk mengakhiri kontraknya lebih awal.

Masa paling sukses dalam karir Origi terjadi saat membela Liverpool. Meski tidak selalu menjadi pilihan utama, dia dikenal sebagai pemain yang kerap tampil menentukan pada momen-momen penting.

Namanya akan selalu dikenang oleh pendukung The Reds berkat kontribusinya dalam keberhasilan Liverpool menjuarai Liga Champions 2018/19.

Pada semifinal melawan Barcelona, Origi mencetak dua gol dalam kemenangan sensasional 4-0 di Anfield yang membawa Liverpool membalikkan agregat dan melaju ke final.

Di partai puncak yang digelar di Madrid, dia kembali mencetak gol saat Liverpool mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0 untuk merebut trofi Liga Champions keenam mereka.

Baca juga: Rasmus Hojlund resmi pindah permanen ke Napoli

Selain itu, Origi juga menjadi bagian dari skuad Liverpool yang mengakhiri penantian panjang dengan menjuarai Liga Inggris musim 2019/20, gelar liga pertama klub dalam era Premier League.

Salah satu momen paling ikonis lainnya terjadi pada Desember 2018 ketika dia mencetak gol kemenangan pada menit ke-96 dalam Derby Merseyside melawan Everton.

Dengan sederet momen bersejarah tersebut, Origi meninggalkan dunia sepak bola sebagai sosok yang dikenang bukan hanya karena jumlah golnya, tetapi juga karena kemampuannya tampil sebagai pembeda di saat-saat krusial. Kini, mantan striker Belgia itu siap memulai babak baru di luar lapangan hijau.

Baca juga: Liverpool resmi tunjuk Andoni Iraola sebagai pelatih kepala baru

Baca juga: Manchester United perpanjang kontrak kiper senior Tom Heaton

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |