Legislator sebut KDMP entaskan kemiskinan dan tumbuhkan ekonomi desa

3 hours ago 4

Lebak (ANTARA) - Anggota DPRD Kabupaten Lebak Medi Juanda menyebutkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digagas Presiden Prabowo Subianto dapat mempercepat pengentasan kemiskinan dan menumbuhkan ekonomi desa serta mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

‎"KDMP itu dirancang untuk percepatan pengentasan kemiskinan, menumbuhkan ekonomi, dan menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat desa," kata Medi dalam keterangan di Lebak, Rabu.

‎Kehadiran KDMP itu dipastikan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat desa, meskipun saat ini banyak perdebatan terkait implementasi koperasi tersebut.

‎Namun, koperasi berpotensi mendatangkan manfaat terhadap pelaku UMKM sehingga mereka lebih mudah mendapatkan permodalan yang relatif aman juga dapat mengendalikan harga bahan pokok dan memutus mata rantai distribusi yang terlalu panjang, sehingga harga terkendali dan terjangkau bagi kalangan masyarakat di desa.

‎KDMP juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru dan memberdayakan ekonomi berbasis komunitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang ada di desa-desa.

‎Lebih lanjut, ia mengatakan keberadaan KDMP juga dapat menekan urbanisasi, sehingga semakin banyak generasi muda tertarik mengembangkan usaha di desa.

‎Namun demikian, tantangan dan risiko koperasi juga ada, seperti sepi setelah diresmikan juga risiko kredit macet ke perbankan, potensi ada penyimpangan, hingga minimnya transparansi pengelolaan.

‎Selain itu lemahnya pengawasan sehingga ada celah untuk berbuat melakukan praktik korupsi dan gratifikasi.

‎"Kami berharap hal tersebut dapat diantisipasi dan pengelolaan koperasi tidak ada penyalahgunaan kewenangan," kata Politisi Partai Nasdem Lebak itu.

‎Menurut dia, sejatinya KDMP benar-benar program pro rakyat dan berkeadilan sehingga manfaatnya besar bagi masyarakat desa, asalkan ​​​​​​jangan sampai koperasi yang terbentuk hanya dimonopoli oleh sekelompok orang saja namun harus melibatkan seluruh masyarakat desa.

‎"Kami berharap program ini berjalan baik dan memberdayakan ekonomi desa," katanya menegaskan.

‎Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak Imam Suangsa mengatakan KDMP di daerah ini yang sudah beroperasi sebanyak 78 unit dan dapat menggulirkan pertumbuhan ekonomi lokal juga penyerapan tenaga kerja baru bagi masyarakat.

‎Usaha yang dikelola koperasi tersebut mencakup tujuh unit usaha antara lain kantor koperasi, kios pengadaan bahan pokok, kios simpan pinjam, klinik kesehatan desa/kelurahan, apotek desa atau kelurahan, sistem pergudangan atau cold storage, serta sarana logistik.

"Kami mengapresiasi koperasi yang sudah berjalan dan mampu meningkatkan ekonomi, sehingga kesejahteraan masyarakat setempat relatif baik, pada akhirnya mampu mengentaskan kemiskinan," katanya menjelaskan.

Pewarta: Mansyur suryana
Editor: Hanni Sofia
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |