Jakarta (ANTARA) - Lamborghini memilih jalan berbeda dari produsen otomotif di kelas sportscar lain, produsen asal Italia itu dikabarkan belum memiliki rencana menghadirkan kembali transmisi manual pada mobil jalan rayanya.
CarsCoops pada Senin (17/8) waktu setempat, melaporkan bahwa keputusan tersebut disampaikan langsung oleh CEO Lamborghini, Stephan Winkelmann saat berbicara dengan CarBuzz dalam ajang Monterey Car Week.
Menurutnya, transmisi manual bukan menjadi prioritas Lamborghini karena pengembangannya lebih banyak ditujukan untuk segmen kolektor.
Baca juga: Prestige Image Motorcars resmi bawa Temerario ke Indonesia
“Ini bukan prioritas utama kami, karena kami memiliki banyak proyek yang sedang berjalan,” ujar Winkelmann.
Pernyataan tersebut, muncul ketika transmisi manual justru kembali mendapatkan tempat di segmen mobil eksotis berharga tinggi.
Pagani, Koenigsegg, dan Gordon Murray Automotive menjadi sejumlah merek yang mempertahankan atau mengembangkan kembali pengalaman berkendara dengan tiga pedal.
Baca juga: Lamborghini Urus Performante SE masih kalah cepat dengan pendahulunya
McLaren bahkan baru memperkenalkan McL 6GT, mobil yang menjadi model pertama mereka dengan tiga pedal dan tuas persneling sejak McLaren F1.
Model tersebut dijadwalkan mulai diproduksi pada 2028, dengan konsep yang menempatkan pengemudi sebagai pusat pengalaman berkendara.
Ferrari juga mengikuti tren tersebut melalui 12Cilindri Manuale. Namun, sistemnya menggabungkan kontrol pedal dan tuas persneling berbasis by-wire dengan transmisi dual-clutch delapan percepatan.
Baca juga: Lamborghini Urus terbaru bocor sebelum debut resmi 1 Juli
Lamborghini terakhir kali menawarkan transmisi manual pada mobil jalan raya melalui Gallardo LP560-2 50th Anniversary pada 2013.
Sementara itu, Murcielago LP670-4 SV menjadi Lamborghini bermesin V12 terakhir yang tersedia dengan transmisi manual, dengan diperkirakan hanya lima unit yang menggunakan pedal kopling.
Strategi Lamborghini saat ini lebih diarahkan pada performa dan elektrifikasi. Revuelto dan Temerario menjadi bagian dari lini supercar elektrifikasi perusahaan.
Baca juga: Lamborghini hadirkan Fenomeno Roadster bertenaga 1.065 hp
Di Monterey, Lamborghini juga memperkenalkan Revuelto SV edisi terbatas dengan tenaga 1.050 hp dan torsi 1.425 Nm.
Model tersebut hanya diproduksi 1.963 unit, mempertegas pilihan Lamborghini untuk mengejar performa ekstrem ketimbang menghidupkan kembali transmisi manual.
Baca juga: Lamborghini yang dicuri berhasil ditemukan dengan bantuan ChatGPT
Pewarta: Chairul Rohman
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026


















































